Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kapolresta Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat

Jayapura,-Kapolres Jayapura Kota AKBP Marison Tober H.Sirait,SIK,MH pimpin upacara Korps Raport kenaikan Pangkat Brigadir Polres Jayapura Kota berlangsung di Taman Imbi Kota Jayapura, Minggu 31/12 pukul 14.30 Wit.

Pada kesempatan tersebut Brigadir Polres Jayapura Kota yang diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terdapat empat personil, tiga personel berpangkat Bripka naik menjadi Aipda (Ajun Inspektur Polisi Dua) sedangkan satu personil lainnya dari Brigadir menjadi Bripka (Brigadir Polisi Kepala).

Dalam Sambutannya Kapolres Jayapura Kota mengatakan bahwa kenaikan pangkat bagi personel Polri merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan dalam meniti karier dilingkungan Kepolisian, hal tersebut juga merupakan dinamika organisasi melalui proses seleksi, penilaian dan pertimbangan oleh  pimpinan kepada personil yang memenuhi syarat dan telah teruji kualitas serta kemampuannya dalam mengemban tugas dan kewajibannya.


Kapolres juga menuturkan bahwa kenaikan pangkat merupakan jerih payah dan hasil kerja keras personel dengan dedikasi serta loyalitas tinggi namun juga membawa konsekuensi berupa tuntutan kerja dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap organisasi Polri.

"Saya berpesan kepada seluruh personil jajaran Polres Jayapura Kota harus tetap sigap dalam mewaspadai setiap perkembangan dan perubahan situasi yang terjadi ditengah - tengah masyarakat dengan memberdayakan segala potensi yang ada dimana kita saat ini akan dihadapkan dengan Pilkada Gubernur 2018," tutur Kapolres.

Diakhir sambutannya   mengucapkan selamat kepada Personel yang naik pangkat beserta keluarga, mudah-mudahan anugerah ini dapat menambah kebahagiaan bagi segenap keluarga sekalian disertai harapan bahwa kenaikan pangkat akan lebih memantapkan tekad, dedikasi, loyalitas dan prestasi dalam pelaksanaan tugas.(*)
Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Arifin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...