Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label OPINI/ARTIKEL

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Panggung Sastra di Perhelatan Kurtilas

Oleh: Moses Douw dan Eka F.F. Agustian Pendidikan di sekolah merupakan ujung tombak bagi berlangsungnya kurikulum sebagai instrumen terbesar dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Beberaapa upaya telah pemerintah lakukan, seperti pergantian kurikulum. Perubahan kurikulum adalah sebuah keharusan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi, sosial budaya, ekonomi, dan IPTEK. Meskipun mengalami banyak perubahan, kurikulum yang diterapkan di Indonesia tetap berlandaskan pada pancasila, sebagai ideologi dasar negara. Oleh sebab itu, nilai-nilai keagamaan dan kenegaraan harus tetap ada dan di laksanakan dalam pembelajaran. Kurikulum pertama yang diterapkan di Indonesia adalah pada kurikulum 1947 kemudian mengalami perubahan menjadi 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 1999, 2004, 2006 dan terakhir diubah menjadi kurikulum 2013 (selanjutnya disingkat K-13 atau Kurtilas). Semua perubahan pada kurikulum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana yang membawa pendidikan indonesia menjadi lebih...

Implementasi Dana Desa dan Kendala di Papua

Oleh: Moses Douw  Dana desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperkhususkan bagi kampung dan kampung adat yang di salurkan melalui dana transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten atau kota. Yang diimplementasikan semaksimal untuk pembiayaan dan pembelanjaan kampung, pada apalikasinya di susun melalui APBDes atau APBKam.  Dana kampung yang bersumber dari APBN ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan kepada kampung atau desa di seluruh Indonesia, pada dasarnya dengan tujuan untuk mempermudah dan memperlancar pembangunan, pemberdayaan, pembinaan dan penyelengggaran pemerintahan kampung. Tidak hanya demikian dana kampung secara umum di pergunakan sebaik baiknya untuk memenuhi cita-cita kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini di sampaikan oleh Ir. Soekarno dan dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945 tercantum “Dan pergerakan perjuangan kemerdekaan Negara Republik Indonesia telah sampailah kepada saat yan...

Merauke Lumbung Padi atau Lumbung Pemusnahan

Oleh: Moses Douw Tulisan ini berawal dari sebuah film documenter the Mahuze,s (Dendhy Laksono) yang di keluarkan pertengahan tahun 2015, dimana masyarakat adat suku Marind mempertahankan hutan keramat dan lumbung sagu-nya. Film ini mendapat apresiasi ranting bintang lima dan kemudian pembuatnya telah diancam oleh Negara sebab dengan alasan tertentu. Hal ini membungkan kebebasan pers di Papua. Dalam empat tahun terahkir di sekitar Kampung Muting lima perusahaan sudah membabat hutan adat suku Marind untuk perkebunan kelapa sawit raksasa dan lumbung padi yang di akomodir oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada saat kunjungan ke Lumbung padi dan sawit. Sangat jelas bahwa, Jokowi hanya meloloskan infestor dari pada mereka yang tinggal berabad abad di tanah suku marind.  Dalam film ini menjelaskan bahwa, “kekejaman Negara Indonesia dalam hal ini kepemimpinan Jokowi sangat gagal dalam mengangkat dan memberdayakan masyarakat adat melalui pendidikan pertanian dan dan perkebunan di...

Persaingan Pasar “Papua vs non-Papua”

Oleh: Moses Douw Pasar pada dasarnya merupakan dimana tempat mempertemukan penjual dan pembeli  untuk melakukan transaksi jual beli atau pertukaran barang dengan uang. Namun, pada jaman dahulu kala, pasar ini yang ada hanya pertukaran barang dengan barang (sistem barter). Pasar tidak hanya mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi, tentunya merupakan banyak fungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Kegiatan masyarakat di pasar tidak hanya menjadi menjual dan membeli namun banyak masyarakat yang hanya menonton atas kegiatan ekonomi di Pasar. Sepanjang abab di bumi ini pasar memiliki fariasi. Pasar banyak di kategori, mulai dari kategori pasar tradisional hingga pasar modern. Pasar modern pada umunya penentuan harga di bawa tekanan pemerintah dan pasar global.  Pasar tradisional pada umumnya menentukan harga oleh penjual dengan prinsip negoisasi atau penawaran. Seiring dengan perkembangan, pasar pasar di Papua di kategorikan pasar Tradisional meskipun p...

Menjadi Mahasiswa Kritis dengan Organisasi

Oleh: Moses Douw Mahasiswa pada dasarnya, mereka yang belajar dan duduk di bangku perkuliaan di suatu perguruaan tinggi tertentu. Mahasiswa yang memiliki hak dan kewajiban dalam menjalankan proses belajarnya dalam kampus dan juga luar kampus. Mahasiswa aktif selalu pada prinsip dan membagi waktu dalam berorgansiasi di mana saja dalam waktu tertentu. Organisasi mahasiswa secara umum adalah wadah yang memotori mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang maupun ideologi. Ideology dalam organsiasi tak sama dengan ideologi mahasiswa dan organisasi lainya. Secara definisi organisasi mahasiswa di kategorikan kedalam dua yakni organsiasi Internal kampus dan organsiasi Eksternal Kampus. Ketika seorang masuk dalam arena kampus kita di perkenankan untuk masuk dalam organisasi Internal yakni, organsisi Jurusan atau HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Dan pula, ketika kita keluar dari Kampus akan kita di perkenankan untuk gabung dalam arena organisasi daerah ...

Organisasi Politik dan Mahasiswa Papua di Indonesia

Oleh: Moses Douw Pada sebelumnya organisasi mahasiswa di Indonesia berawal dari sejarah pergerakan bangsa sejak pemerintahan belanda. Tidak seperti sekarang belanda membuka kesempatan untuk berpendidikan bagi para pemuda Indonesia untuk mengayam pendidikan di kalangan muda, dengan mendirikan sekolah rakyat. Di bagian Jawa di kenal dengan sekolah rakyat dan khususnya di Papua pun dikenal dengan sekolah guru serta  sekolah rakyat. Secara langsung di bagian Papua membentuk gerakan untuk mengajar bagi rakyatnya yang belum mendapatkan pendidikan yang baik, sehingga Belanda menciptakan banyak guru di Papua, tak seperti Indonesia menciptakan sarjana tak bermanfaat untuk daerah dan bangsanya khususnya di Papua. Sekitar tahun 1908 terbentuk organsisi Boedi Utomo, dengan itu di mulailah sejarah perjuangan bangsa ini untuk merebut kebebasaan bangsa dari  sabang sampai Ambon (sebelumnya belum termasuk Papua) secara hukum. Sehingga pejuang muda Indonesia mulai bergabung dengan organsiasi-o...

Uang Menghasilkan Kepala Daerah

Oleh: Moses Douw             Berpikir secara matrialisme rasional Adam Smith bahwa “Uang Menghasilkan Uang” namun, seiring dengan perkembangan yang kurang sehat dalam birokrasi. Birokrasi terus saja di serang penyakit yang tak ada obatnya. Sehingga kini terbalik bahwa “Uang yang menghasilkan pemerintah daerah”. Hal ini khususnya terlebih selalu terjadi dalam tahapan pemilihan kepala daerah. Pemilihan kepala daerah (PILKADA) pada dasarnya sudah diatur dalam Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Yang jelas bahwa undang-undang ini sangat baik dalam pengaturan untuk melaksanakan proses Pilkadda yang aman dan damai, berasaskan Jujur, Adil dan langgsung, umum, bebas dan rahasia. Pilkada membawa makna yang sangat luar biasa dalam proses pembangunan daerah. Walaupun demikian negara Indonesia khususnya Papua sangat miskin dalam pemaknaanya sehingga orang Papua menjadi korban. Realita dalam pemilihan kepala daerah di Papua kini mementingkan, k...