Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Resensi

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Implementasi Dana Desa dan Kendala di Papua

Oleh: Moses Douw  Dana desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperkhususkan bagi kampung dan kampung adat yang di salurkan melalui dana transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten atau kota. Yang diimplementasikan semaksimal untuk pembiayaan dan pembelanjaan kampung, pada apalikasinya di susun melalui APBDes atau APBKam.  Dana kampung yang bersumber dari APBN ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan kepada kampung atau desa di seluruh Indonesia, pada dasarnya dengan tujuan untuk mempermudah dan memperlancar pembangunan, pemberdayaan, pembinaan dan penyelengggaran pemerintahan kampung. Tidak hanya demikian dana kampung secara umum di pergunakan sebaik baiknya untuk memenuhi cita-cita kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini di sampaikan oleh Ir. Soekarno dan dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945 tercantum “Dan pergerakan perjuangan kemerdekaan Negara Republik Indonesia telah sampailah kepada saat yan...

Merauke Lumbung Padi atau Lumbung Pemusnahan

Oleh: Moses Douw Tulisan ini berawal dari sebuah film documenter the Mahuze,s (Dendhy Laksono) yang di keluarkan pertengahan tahun 2015, dimana masyarakat adat suku Marind mempertahankan hutan keramat dan lumbung sagu-nya. Film ini mendapat apresiasi ranting bintang lima dan kemudian pembuatnya telah diancam oleh Negara sebab dengan alasan tertentu. Hal ini membungkan kebebasan pers di Papua. Dalam empat tahun terahkir di sekitar Kampung Muting lima perusahaan sudah membabat hutan adat suku Marind untuk perkebunan kelapa sawit raksasa dan lumbung padi yang di akomodir oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada saat kunjungan ke Lumbung padi dan sawit. Sangat jelas bahwa, Jokowi hanya meloloskan infestor dari pada mereka yang tinggal berabad abad di tanah suku marind.  Dalam film ini menjelaskan bahwa, “kekejaman Negara Indonesia dalam hal ini kepemimpinan Jokowi sangat gagal dalam mengangkat dan memberdayakan masyarakat adat melalui pendidikan pertanian dan dan perkebunan di...

Merawat Jiwa Dewan Perwakilan Rakyat

Oleh: Yohanis Silik Saat ini, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) tengah sibuk dengan urusan kompromi pimpinan fraksi partai politik di DPR yang menyepakati penambahan jumlah kursi pimpinan MPR dari 5 kursi menjadi 11 kursi sesuai dengan jumlah fraksi. DPR berdalih bahwasannya penambahan jumlah kursi itu untuk menyelesaikan pembahasan UU MD3 yang belum menemukan kesepakatan bersama (Harian Umum Media Indonesia Rabu, 24/5/2017). Alasan DPR ini mendapat banyak kritikan. Salah satunya, DPR dinilai gagal mentransformasi dirinya sebagai lembaga perwakilan rakyat. Pembahasan UU MD3 sendiri dinilai sarat pertarungan kepentingan parpol.  Di titik ini, DPR sebagai lembaga formal representasi rakyat gagal mewujudkan demokrasi rakyat secara substansial, namun sukses membangun sebuah rezim elitis yang kental simulasi. DPR terjerat oleh kepentingan sektoral parpol, sehingga gagal menerjemahkan suara rakyat. DPR gagal memainkan peran republik (Umbu Pariangu, 2017). Kegagalan DPR sebagai lembaga formal...

Kesejahtraan Guru tak Terjamin, Kelas di Sekolah Kosong

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai guru dan Sekolah! Oleh: Moses Douw Guru secara umum merupakan tenaga mengajar dalam pendidikan formal dan non-formal. Namun, sementara itu banyak orang mengklaim bahwa guru adalah orang tua dan tempat kita berada serta waktu. Dalam tafsiran demikian Guru mendapat banyak istilah dan makna  berdasarkan ide individual secara akan dan budi. Sebab itu, dalam tulisan ini Penulis akan mengulas tetang Guru di Sekolah dan upahnya sebagai pengajar Pfofesional pada zaman modern atau berkembang. Kesetiaan guru di sekolah memang sudah berubah dengan berkembangnya sistem ekonomi sosial yang sangat pesat pada masa kini. Sehingga guru-gurupun semaki teralienasi kedalam perkembangan ekonomi sosial di daerah. Guru  secara harafiah a dalah seorang pengajar. Dalam   bahasa Indonesia , guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi   peserta didik ...

Pendidikan-Ku Berawal Dari Bodatadi

Oleh: Moses Douw Banyak tempat seseorang mendapatkan pendidika formal dan Non-Formal Banyak kampung seseorang menimbah ilmu Lokal Namun, Hanya Kampung Bodatadi, Namutadi, Komopa (AGADIDE) yang bisa menghantarkan saya di dunia Pendidikan formal Pendahuluhan Sebelumnya Penulis adalah anak yang lahir dan dibesarkan di Namutadi, Komopa dan Bodatadi.Namutadi adalah dimana saya dilahirkan. Komopa dan Bodatadi dimana saya dibesarkan. Tiga kampung ini menjadi sejarah buat saya bersama teman-teman dalam konteks pengembangan diri untuk menuju dewasa.Seketika, itu saya dibiarkan oleh orang tua saya untuk bergabung dengan teman-teman di Agadide seperti dari kampung:Katuwo, Kanebaida, Dauwagu, Tipagei, Togogei, Ganiakato, Yabomaida, Etogei, Bodatadi, Kobetakaida, Baamomaa, Wopaa, Toyaimuti, Komopa, Emai, Tagiiaa dan Iyobadoo.  Situasi ini membuat saya merupakan banyak teman di setiap daerah di Agadide. Oleh karena itu, saya sudah tidak tinggal bersama orang tua namun tinggal bersama teman-teman...

Moses Kilangin (Uru Me Ki)

Penulis : Moses Kilangin Editor : Yopi Kilangin, Yavet Kambai, Krist Ansaka, Prakata : Yopi Kilangin (Anak pertama Moses Kilangin) Penerbit : Tabura Jayapura Ukuran Buku       : 140 x 210 mm Halaman : Cover + 192 hlm Percetakan : Galang Press Yogyakarta Peresensi : Namukigiba Marxism Douw               Sebenarnya Buku Moses Kilangin ini adalah Biografinya sendiri yang dituliskan oleh Moses sendiri yang kemudian di edit oleh Yopi Kilangin anaknya dan tim editor adanya buku ini. Dengan bantuan beberapa pihak di keluarganya sendiri. Sehingga buku ini diterbitkan pada tahun 2009. Berikut ini adalah kisah seorang moses kilangin yang di review kembali sebab dilupakan toko Papua yang berasal dari Suku Amungme ini. Moses Kilangin  disebut dengan Uru Me Ki, Juru Damai, Perintis bagi orang Gunung, Sejarahwan, serta Pembawa Cahaya. Mengapa Moses kilangin disebut demikian? Tentunya Moses merupakan sejarah hidup yang di kagumi banyak ora...

Doa Ibuku Beasiswa Bagiku

Oleh: Moses Namukigiba Douw Moses Douw , Doc Saya Mengumpukan Ribuan karuniawan untuk berdoa namun didoa ibuku selalu namaku disebut, itu yang disebut Doa Ibuku Beasiswa Bagiku.     Seringkali saya tidak menghargai berbagai kata-kata perintah maupun motivasi dari ibu saya. Bahkan  pula semuanya itu saya tidak mendengarkan. Enta kenapa persoalan saya terhadap ibuku yang mengandungku. Kadang-kadang semuanya yang di bilang oleh ibuku menjadi masalah dalam diriku sehingga muncul sebuah kesenjangan dan aksi fisik saya terhadap ibuku. Seiring dengan ketidaksukaan saya terhadap ibuku telah diketahui banyak orang disekitarnya. Pada saat itu, saat yang tidak direncanakan saya di hadapkan beberapa petua di Kampungku.         Saya tidak ketahui mereka bisa datang bertemu dengan saya. Sehabis itu kami duduk dan membahas persoalan aksi fisik saya terhadap ibuku. Saat itu, diminta saya untuk menuliskan perbuatan buruk ibuku terhadap saya. Tidak memakan waktu l...