Pacenews.id – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH memimpin langsung pelaksanaan Deklarasi Anti Narkoba di Gedung Olah Raga (GOR) Head Sa'i, Jln. Prajurit, Distrik Merauke, Kab Merauke, Senin (02/10/2017) pagi.
Kegiatan dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda Indonesia yang Terpelajar, Berprestasi dan Berkarakter Tanpa Narkoba itu diikuti oleh kurang lebih 1.500 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan para pekerja hiburan malam.
Selain itu, hadir pula Wakil Bupati Kab Merauke Sularso, SE, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, Danlanud Merauke Kolonel Pnb Awang Kurniawan, Kapolres Merauke Akbp Bahara Marpaung, Dandim 1707/MRK Letkol Inf Heri Krisdianto, Rektor Musamus Philipus Betaubun serta para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, para pesertamelaksanakan long march dari Lapangan Taman Mandala ke GOR Head Sa’i dan setibanya disana langsung melakukan aksi tanda tangan di atas kain Kafad sebagai pernyataan menolak narkoba.
Wakil Bupati Kab Merauke yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, narkoba adalah salah satu masalah yang cukup serius di Indonesia khususnya di Papua. Pengedar narkoba di Kab Merauke yang sudah ditangani oleh pihak Kepolisian pada tahun 2016 berjumlah 4 kasus dan tahun 2017 berjumlah 3 kasus.
“Saya sebagai Pemerintah daerah menghimbau kepada masyarakat Kab Merauke agar kita menghindari dan mencegah bahaya narkoba. Kegiatan yang kita lakukan pada hari ini adalah untuk memerangi narkoba,” kata Sularso.
Kapolda Papua dalam kesempatan tersebut menyampaikan, narkoba adalah kejahatan Internasional, untuk di Papua ini yang menonjol adalah penyelundupan ganja dari negara tetangga yang ditemukan di Jayapura, Boven Digoel dan Pengunungan Bintang.
“Saya yakin Merauke juga menjadi sasaran, oleh karena itu kita bekerja sama untuk memberantas narkoba. Saya berharap kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, rektor, TNI dan Polri, mari kita sama - sama selamatkan bangsa kita dari bahaya narkoba, agar kita menjadi bangsa yang maju dan makmur,” pungkas Kapolda.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pernyataan Anti Narkoba dari tokoh agama dan penandatanganan di Spanduk Anti Narkoba oleh Kapolda Papua, Bupati, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh adat.


Komentar
Posting Komentar