Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Pengendara Motor Tewas Dikeroyok Setelah Senggol Anak Kecil


PNews. Waropen, – Nasib naas menimpa Pelajar SMA Negeri Waren, dirinya meninggal dunia di Puskesmas Urfas, seusai dikeroyok massa setelah menyenggol seorang anak kecil yang tiba – tiba melintas di Jalan Poros Waren – Urfas, Kampung Mambui, Distrik Urei Faisei, Minggu (24/09/17) sore.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Waropen melalui Kasat Lantas Iptu Jusman Mori, S.IK bahwa benar telah terjadi laka lantas antara Pengendara SPM Honda Beat Hitam Nopol PA 2860 N dengan Pejalan Kaki atas bernama MW di Kampung Mambui.

Korban mengalami luka memar pada bagian belakang telinga kanan dan lecet pada dahi kanan, sementara pengendara R2 tersebut tidak sadarkan diri dan kritis akibat dikeroyok massa di TKP
Setelah menjalani perawatan, pengendara R2 tersebut meninggal dunia pada Pukul. 17.00 Wit di Puskesmas Urfas.


Menurut Kasat Reskrim Iptu Wahda J. Saleh, SH.I, MH saat ditemui oleh humas, bahwa setelah menerima laporan tentang penganiayaan pengendara motor tersebut, pihaknya langsung mendatangi serta mengolah TKP.

Tidak lama berselang, pihaknya menerima informasi bahwa pengendara tersebut telah meninggal dunia di Puskesmas Urfas, selain itu pihaknya sudah mengamankan 2 orang yang terindikasi melakukan penganiayaan tersebut.

“Kami juga telah melakukan pendekatan kepada kedua pihak keluarga agar masalah laka lantas dan penganiayaan ini diselesaikan melalui jalur hukum dan semua pihak dapat menahan diri,” Ungkap Kasat Resrkim

 By Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...