Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

KAMPUNG ATM, Bukanlah Sebuah Nama Daerah


Pacenews.id. - Waka Polda Papua Brigjen Pol Drs. Agus Riyanto membuka kegiatan Program Kapolda Papua, Kampung ATM yang bertempat di kampung Imbuti, Distrik Merauke kabupaten Merauke, Rabu (27/09/2017).

Program Kapolda Papua yang dikenal dengan nama KAMPUNG ATM itu kali ini dilaksanakan di Kabupaten Merauke, KAMPUNG ATM dijelaskan oleh Brigjen Pol Drs. Agus Riyanto yang mewakili Kapolda Papua, didepan warga masyarakat menjelaskan bahwa KAMPUNG ATM bukanlah sebuah nama daerah, melainkan sebuah program polisi bersama masyarakat yang bertujuan untuk menjadi wadah setiap penyelesaian masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Dijelaskan oleh Waka Polda arti KAMPUNG ATM yaitu Komunikasi Aktif Membangun Peradaban Utama Nilai Gotong Royong Aman Tentram Mandiri.

Dengan adanya program Kampung ATM  ini diharapakan masyarakat bersama polisi dapat bersinergi untuk menjaga kkamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya, sehingga tren Kamtibmas dimasyarakat yang dirasakan meningkat dapat menurun, Jelas Wakapolda.

Disela-sela pertemuan itu diisi dengan  tanya jawab oleh warga masyarakat, diharapkan polisi yang bertugas di wilayah Merauke dapat menghargai nilai-nilai adat dari suku Marin, harap salah satu warga Distrik Imbuti.


Diakhir kegiatan KAMPUNG ATM di Distrik Imbuti Wakapolda memberikan bantuan-bantuan berupa sembako kepada warga.

By Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...