Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

MACE PU CARA HILANGKAN JENGKEL

Pace Jon dengan Mace Sara ni ada duduk-duduk sante di teras rumah, baru Pace ni langsung mo rayu-rayu mace..

Pace : "Ma, ngomong-ngomong ni kita su menikah berapa tahun eee??"

Mace : "Su 30 tahun, bapa.. Memang kenapa?"

Pace : "Begini ma, sa ini macam rasa kagum deng bangga sama mama, nii..!"

Mace : "Kagum kenapa?"

Pace : "Selama ini sa suka marah-marah mama, tapi mama tra pernah satu kalipun marah sama bapa..!"

Mace deng nada sante jawab : "Oh� itu..!"

Pace : "Boleh tahu ka mama, memang dia pu rahasia apa?"

Mace : "Boleh kok, bapa�!"

Pace : "Apa itu ma rahasianya? Biar bapa juga bisa kaya mama!"

Mace : "Begini bapa, setiap sa rasa jengkel sama bapa pu kelakuan, sa langsung masuk ke kamar mandi."

Pace : "Buat apa? Menangis ka?"

Mace : "Bukan...!"

Pace : "Trus buat ada di situ, mama?"

Mace : "Sa langsung sikat kloset wc..."

Pace : "Yee.. de pu hubungan, memang bisa hilangkan mama pu rasa jengkel?"

Mace : "Bisa to... soalnya sa sikat kloset wc-nya pake bapa pu sikat.."

Pace : "Wuuekk �."

Pace langsung de muntah satu ember..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...