Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

JAM BIOSKOP BIASA BUKA

Jam delapan pagi begini ada telepon di Meja loket bioskop XXI Mall Jayapura babunyi.

Petugas Loket dia angkat baru kasi salam : "Hallo selamat pagi, ini deng siapa?"

Jon : "Sa Jon, sa cuma mo tanya kira-kira Bioskop biasa buka jam brapa kah ?"

Petugas Loket : "Nanti jam satu siang.

Jon : "Om tra bisa kasi buka pagi kah?"

Petugas : "Tra bisa, karna kitong pu jadwal putar cuma dari jam satu siang."

Akhirnya Jon dia kasi putus telepon.

Begini, sekitar jam sebelas siang ada telpon bunyi lagi.

Jon : "Hollooouuuww.. bioskop buka jam brapa kah ?"

Petugas Loket : "Eh... ko yang tadi telepon kah?!, sa su bilang kitong buka jam satu siang."

Jon :"Om tra... ko bisa buka jam dua belas siang kah?"

Petugas Loket : "Tra bisa.., memangnya ini ko pu nene pu bioskop kah?"

Jon dengan nada permohonan bilang :"Jii om... jang marah ka!, kalo bisa sa tawar jam stengah satu kah."

Petugas Loket : "Ko paksa sampe, memangnya ko mo nonton film apa sampe telpon ulang."

Jon sambil menangis dia bicara : "Sa tra nonton om, tapi sa ada ta kunci di dalam bioskop, tadi malam sa nonton deng bapade dorang, sa ketiduran, baru bapade dong kastinggal sa, jadi om tolong buka pintu kah..."




 

Disampaikan oleh Kombrof

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...