Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Unit Identifikasi Polres Jayapura Olah TKP Kasus Pencurian di BTN Polda Papua Sentani


Pacenews.id- Jayapura - Satuan Reskrim Polres Jayapura melaksanakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kasus pencurian yang terjadi di BTN Polda Papua Distrik Waibu Kabupaten Jayapura. Selasa (23/01/2018).

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon. SH.,S.IK.MH.M.Si, melalui Kasat Reskrim AKP Suheriadi. SH. S.IK membenarkan pihaknya dari unit identifikasi satuan reskrim Polres Jayapura, telah melakukan olah TKP kasus pencurian yang terjadi di BTN Polda Papua Sentani.

"Dimana kejadian tersebut terjadi pada hari selasa (23/01) dini hari, saat korban Nurul Inayah (31) mendengar bapaknya berteriak pencuri sehingga korban membangunkan suaminya dan keluar kamar serta melihat para saksi/karyawan korban berlari mengejar para pencuri sekitar 4 orang ke arah belakang Gereja Dispora BTN Polda Doyo Baru sampai dilorong samping gereja selanjutnya saksi dikerjar balik oleh para terlapor dengan menggunakan parang sehingga saksi berlari kembali ke arah rumahnya,"terang Kasat Reskrim.

Lanjut Kasat Reskrim, dengan kejadian tersebut korban Nurul Inayah melaporkan kejadian tersebut kepolres jayapura sehingga unit identifikasi melakukan olah TKP.

"Dari hasil olah TKP unit identifikasi ditemukan 1 buah parang yang diduga milik para pelaku untuk membongkar gudang semen milik korban,"terang AKP Suheriadi. SH. S.IK.

Dijelaskan juga bahwa, barang-barang yang hilang berupa semen Conch sebanyak 11 sak dan 1 buah gerobak, untuk kerugian diperkirakan sebesar Rp. 1.500.000,-


By Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...