Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Polres Mimika Tingkatkan Operasi Multi Sasaran Jelang Malam Tahun Baru

Pacenews, Timika - Menjelang malam pergantian Tahun Polres Mimika Tingkatkan Ops Multi Sasaran untuk selalu meningkatkan Situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Mimika yang aman. Jumat, 29 / 12 / 2017 / Malam.
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari Polres Mimika dan Yon B Mimika yang berjumlah 10 personel untuk melakukan ops Multi Sasaran menjelang pergantian malam  tahun sehingga dapat menciptakan keamanan dan ketertiban yang aman dan di rasakan oleh masyarakat banyak.
“Sasaran pada Ops Multi Sasaran ini adalah mendatangi setiap kelompok anak mudah yang duduk minum minuman keras dan mabuk serta mengganggu aktifitas masyarakat di sekitarnya, sehingga tim inilah yang memberikan himbauan dan menyampaikan untuk membubarkan diri, kemudian untuk minuman keras di tumpahkan dan botolnya di hancurkan” kata AKP Dionisius.
Selanjutnya tim bergerak untuk mengecek tempat – tempat penjualan minuman keras untuk di sampaikan agar segerah di tutup karena ada surat edaran dari Kepala Daerah Kabupaten Mimika untuk para penjual minuman keras dalam menjelang Natal dan pergantian malam tahun baru harus di tutup total. Ada 4 tempat penjualan minuman keras semuanya sudah di tutup oleh Tim.
Selain penutupan tempat penjualan minuman keras juga di lakukan penutupan tempat permainan Judi King yang berada di sekitar kota Timika dan mengamankan sejumlah alat bukti berupa uang dan selanjutnya di bawa ke kantor Polres Mimika.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...