Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Polda Papua Laksanakan Ibadah KKR Bersama Masyarakat Paniai

Pacenews, Jayapura - Polda Papua melaksanakan Kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Kabupaten Paniai tepatnya di Gereja Pantekosta Enarotali yang dipimpin oleh KaSPN Jayapura Kombes Pol. Daniel Prio Dwi Atmoko, S.I.K. didampingi oleh Kapolres Paniai AKBP Supriyagung, S.I.K., M.H. Jumat (29/12 /2017)
Kegiatan tersebut dengan tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu” dan sub tema “Dengan Semangat Promoter Kita Wujudkan Pilkada Damai dan Demokratis di Tanah Papua
Dalam ibadah tersebut dihadiri juga pendeta pendeta yang ada di Gereja Kabupaten Paniai dan kepala suku serta tokoh-tokoh yang ada di Kabupaten Paniai.
KaSPN Jayapura memberikan khotbah dalam ibadah tersebut “Permasalahan yang ada di Papua dapat diselesaikan dengan doa kita semua, maka marilah kita terus berdoa untuk kedamaian yang ada di Kabupaten Paniai. Pesan Kapolda Papua agar tahapan pilkada ini sesuai tahapan yang sudah ditentukan, maka masyarakatjuga ikut serta dalam mensukseskan jalannya rangkaian Pilkada yang ada”
Di acara penutup diberikannya bingkisan kepada pendeta yang ada di Gereja Kabupaten Paniai serta kepala suku dan tokoh-tokoh di Kabupaten Paniai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...