Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kapolres Jayawijaya Pimpin Upacara HUT Satpam Ke – 37

Pacenews, Wamena – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) satuan pengamanan (Satpam) ke-37, Kapolres Jayawijaya Akbp Yan Pieter Reba, SE, M.Si memimpin langsung upacara di lapangan Mapolres Jayawijaya, Jalan Safri Darwin Wamena, Sabtu (30/12/2017) pagi.
Upacara yang mengambil tema melalui peningkatan kompetensi, kita wujudkan profesionalisme Satpam dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja ini melibatkan dari personil Polres Jayawijaya, Satpam, Polhut dan Senkom.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Kapolres Jayawijaya dikatakan bahwa peringatan ini dilaksanakan secara serentak di Polres – polres dengan maksud untuk mengetahui penggelaran potensi satuan pengamanan swa-karsa di wilayah masing – masing sebagai mitra keseharian dalam mengemban fungsi kepolisian di lapangan.
Lanjut KapolresKapolri telah menetapkan kebijakan prioritasnya sebagai salah satu dari sebelas program prioritas yaitu Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Kamtibmas.
“Pada peringatan ke – 37 HUT Satpam, saya memberikan arahan kepada semua anggota satuan pengamanan di seluruh pelosok nusantara yakni Pelihara dan mantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian, yang memegang teguh kode etik dan kerhormatan anggota satpam, Bersikap tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta menegakkan ketertiban di lingkungan kerja, Selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan terhadap proses bisnis organisasi di tahun politik mendatang, Tingkatkan Komunikasi, Koordinasi dan Kemitraan dengan Polri dan Instansi terkait di lapangan serta Berinisiatif untuk pengemban kemampuan teknik dan taktik baik Kepolisian terbatas maupun industrial security,” ucap Kapolres Jayawijaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#