Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Tingkatkan Disiplin : Sie Propam Periksa Surat Pemegang Senjata Api

Jayapura,-Kepala Seksi (Kasi) Propam bersama anggotanya yang didampingi anggota Sub Bag Sarpras mengunjungi Polsek jajaran Polres Jayapura Kota guna melanjutkan pelaksanaan penertiban kepemilikan surat pemegang senjata api bagi anggota yang memegang dan menguasai penggunaan senjata api, Selasa 28/11.

Kasi Propam Polres Jayapura Kota IPDA Ida Bagus Ketut Wardana,S.Sos ketika ditemui Humas Polres Jayapura Kota diruang kerjanya membenarkan adanya pengecekan kepemilikan surat ijin memegang senjata api (Simsa) ke Polsek jajaran bersama anggotanya yang didampingi anggota Sub Bag Sarpras Polres Jayapura Kota.

"Dalam Pengecekan ini kami sengaja mengajak Sub Bag Sarpras selaku pemilik data seluruh personil Polres Jayapura Kota termasuk Polsek Jajaran agar kami tahu siapa saja yang memegang senjata api guna dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan terkait kepemilikan Simsa" kata Kasi Propam.

Kasi Propam juga menambahkan selain pengecekan Simsa, anggotanya bersama anggota Sarpras juga melakukan pengecekan terhadap kelayakan senjata laras panjang inventaris masing-masing Polsek dimana setelah dilakukan pengecekan, senjata-senjata tersebut semuanya layak pakai dan terawat penggunaannya.

"Kami melakukan pemeriksaan di Polsek jajaran Polres Jayapura Kota meliputi Polsek Jayapura Utara, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Pos Pol Airud Polres Jayapura Kota, Polsek Jayapura Selatan, Polsek Abepura, Polsub Sektor Heram, Polsek Muara Tami hingga Pos Pol Perbatasan Wutung tanpa terkecuali" ungkap Kasi Propam.

Dari hasil pemeriksaan seluruhnya pada Polsek jajaran, Kasi Propam menjelaskan bahwa telah diamankan lima pucuk Senjata Api Genggam (Laras Pendek) yang dimana pemegangnya dalam memiliki Simsa sudah habis masa berlakunya hingga perlu diterbitkan Simsa yang baru agar aman dalam memiliki dan menguasai kepemilikan senjata api.

Kasi Propam juga menegaskan bahwa Propam Polres Jayapura Kota dalam hal menjaga kedisiplinan anggotanya tidak main-main dan menjunjung tinggi segala peraturan yang berlaku maupun diatur oleh undang-undang juga instansi Kepolisian guna menunjang hasil kinerja Kepolisian Resor Jayapura Kota yang maksimal dalam mengemban tugasnya agar selalu dapat melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat secara keseluruhan dan masyarakat kota Jayapura khususnya.(*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Arifin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...