Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Polresta Ringkus Tiga Komplotan Pencuri Modus Pecahkan Kaca Mobil

Jayapura,-Team Opsnal Polres Jayapura Kota berhasil meringkus tiga sindikat spesialis pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil dan membawa kabur barang berharga serta uang milik korban hingga kerugian mencapai ratusan juta rupiah di dua tempat terpisah.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Marison Tober H.Sirait,SIK,MH dalam Press Releasenya di Lapangan apel Mapolres membenarkan adanya penangkapan tiga sindikat pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil oleh Tim Opsnalnya, Senin 27/11 pukul 16.00 Wit. 
Kapolres mengatakan dua sindikat berhasil diamankan di Kota Makassar oleh Tim Opsnalnya dengan bantuan Unit Jatanras Polrestabes Makassar.

"Sindikat pertama yaitu ANM yang berhasil ditangkap di Makassar Minggu 19/11 sementara beberapa temannya berhasil melarikan diri pada saat dilakukan penangkapan terhadap ANM dan kejahatan yang dilakukannya yaitu pencurian uang tunai sebesar Rp.210.000.000,- (Dua ratus sepuluh juta rupiah) terjadi pada Rabu, 22/07/2015 di Basement parkiran mall Jayapura didalam mobil milik Yohanes Gualbertus Guju (30) tahun" ungkap Kapolres.
 
Kapolres juga menambahkan untuk sindikat  lainya juga ditangkap di Makassar yaitu RT (43) tahun, J (53) tahun dan R (43) tahun pada Rabu 15/11/2017, untuk kejahatan yang dilakukan yaitu pencurian dengan modus pecah kaca mobil milik Hariyadi (32) tahun yang sedang parkir didepan Toko Mega Abepura Sabtu 04/11/2017 pukul 15.00 Wit dengan membawa lari uang korban senilai Rp.190.000.000,- (Seratus sembilan puluh juta rupiah).
 
"Sementara sindikat terakhir yang berhasil dibekuk oleh team opsnal Polres Jayapura pada Jumat 24/11/17 bertempat di Distrik Kaureh Kabupaten Jayapura berkat koordinasi yang baik sehingga ketiga pelaku diserahkan ke Polres Jayapura Kota yaitu BB (39) tahun, MF (29) tahun dan AI (35) tahun karena melakukan kejahatan pencurian dengan modus pecah kaca juga yang menimpa Randi Triadi (29) terjadi di Gang Aho Perumnas I Waena Distrik Heram Kota jayapura dimana barang yang diambil yaitu satu unit Laptop warna hitam dan surat-surat penting" pungkas Kapolres.
 
Kapolres juga menambahkan untuk pencurian dengan modus yang sama terjadi pada beberapa waktu lalu di parkiran Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dok IV Jayapura sudah terindikasi bahwa pelakunya adalah ANM namun ia tidak mengakuinya dan akan tetap didalami oleh penyidik.  
 
Pada Kesempatan yang sama Kapolres mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang sudah membantu pihak Kepolisian dalam mengungkap kelompok sindikat pencurian ini, disamping itu dirinyapun mengapresiasi atas kerja keras anggotanya karena berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku yang akan di proses dengan Pasal Pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun.(*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen


 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...