Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kapolres : Hikmah dari Keributan di Polresta Ada Penyerahan Senjata dan Amunisi

Jayapura-Dari insiden kesalahpahaman yang dilakukan oleh sekelompok warga Koya Koso ke Mako Polres Jayapura Kota yang dipimpin ES (23) terkait orang tuanya AS (Ondoafi) diamankan pihak Polresta dan dengan komunikasi intensif dengan AS serta tokoh masyarakat setempat sehingga AS menyerahkan Senjata Api ke Polres Jayapura Kota, Selasa. 14/11 pukul 16.00 Wit.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Marison Tober H.Sirait,SIK,MH dalam releasenya yang berlangsung di halaman mako Polres Jayapura Kota, Selasa, 14/11 pukul 16.00 wit, mengatakan "pasca insiden miss komunikasi antara kita (Polres Jayapura Kota) dengan masyarakat sehingga terjadi komunikasi intens dan memberikan pemahaman-pemahaman kepada tokoh-tokoh masyarakat serta dengan sukarela mengatakan kepada kita bahwa memiliki dan menyimpan senjata api dan hari ini dengan sukarela AS mengantar dan  menyerahkan kepada Polres Jayapura Kota."kata Kapolres.


Setelah mendengar pengakuan AS lalu Kapolres perintahkan penyidik untuk adakan komunikasi aktif dengan AS sekaligus mengajak ke  TKP di kampung Koya Koso distrik Abepura dan adakan pendekatan dengan tokoh-tokoh adat setempat sehingga AS dengan penuh kesadaran menyerahkan senjata api yang langsung menunjukkan tempat penyimpanannya lalu diamankan oleh penyidik kemudian AS menyerahkan langsung kepada Kapolres di mako Polres Jayapura Kota.Selasa, 14/11 pukul 16.00 wit

Pada kesempatan tersebut AS menyerahkan beberapa jenis sejata dan amunisi antara lain :  1 (satu) pucuk senjata Api jenis Pistol merek Browning caliber 9 mm made in Belgium warna hitam, 1 (satu) pucuk senjata Api jenis pistol merek Sigar MS caliber 22 mm warna Hitam Silver, Senjata Panjang jenis Cis caliber 22 mm merek Savage Anscut Z, 1 (satu) pucuk senjata jenis Cis caliber 22 mm merek Remington Long Rifda, 1 (satu) pucuk senjata laras panjang jenis Cis caliber 4,5 mm merek Diana made in Germany, 2  (dua) pucuk senapan Angin, 104 (seratus empat butir) amunisi caliber     9 mm, 54 (lima puliuh empat) amunisi caliber 6,9 mm, 1 (satu) buah magazen 9 mm, 2 (dau) buah magazen caliber 22 mm, 123 (seratus dua puluh tiga) butir amunisi caliber 22 mm.

Kapolres mengatakan bahwa senjata-senjata tersebut adalah bukan senjata rakitan namun itu adalah  buatan pabrikan dan setelah ditanya asal-usul kepemilikan senjata tersebut Kapolres mengatakan bahwa AS memperoleh senjata-senjata tersebut dari seseorang namun disimpan saja oleh AS dan belum pernah digunakan tapi karena merasa tidak nyaman sehingga AS menyerahkannya ke  Kapolres Jayapura Kota  hari ini, ucap Kapolres.

Ditanya soal berapa lama AS memiliki dan menyimpan senjata-senjata tersebut kata Kapolres bahwa AS sudah cukup lama memiliki senjata-senjata tersebut dan Kapolres mengapresiasi terhadap AS yang telah sukarela menyerahkan senjata dan hal ini dampaknya positif, Ujar Kapolres

Kapolres juga menambahkan  bahwa ada hikmah dibalik insiden kesalahpahaman yang terjadi kemarin sehingga penyerahan senjata api bisa terjadi dan ditanya soal penerapan pasal Kapolres menegaskan bahwa tidak ada penerapan pasal ini adalah Penyerahan senjata api, Tegas Kapolres (*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...