Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Hasil Operasi Zebra 2017 Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya

Jayapura,-Kaur Bin Ops Satuan Lalulintas Polres Jayapura Kota IPTU Amelia Rumbiak menuturkan Operasi Zebra Matoa 2017 mengalami penurunan dibandingkan Tahun sebelumnya.

“Untuk kendaraan yang terjaring ditahun 2017 hanya 308 kendaraan, sedangkan 2016  yang didapat sebanyak 517 kendaraan dan angka ini bisa disimpulkan mengalami penurunan dari kendaraan yang terjaring di tahun-tahun sebelumnya,”ungkap Amelia diruang kerjanya saat dikonfirmasi Humas Polres Jayapura Kota, Rabu (15/11) sore.
 
Amelia mengatakan bahwa untuk pelanggaran yang mendapatkan tilang serta teguran mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dimana untuk tahun 2017 kendaraan yang di tilang 161 dan teguran 147, sementara tahun 2016 kendaraan yang ditilang mencapai 341 dan mendapatkan teguran 176 kendaraan.

“tiap tahunnya menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun kendaraan yang masih dominan melakukan pelanggaran yakni kendaraan roda dua dengan tipe pelanggarannya tidak menggunakan Helem,” tegas Kaur Bin Ops Satuan Lalulintas Polres Jayapura Kota.
 
Amelia juga menambahkan untuk rata-rata usia pelanggaran berkisar pada usia produktif yaitu umur 15 hingga 25 tahun.

“Kebanyakan pengendara yang mendapatkan sangsi tilang yakni para pelajar dan mahasiswa, dikarenakan kebanyakan dari mereka saat berkendara tidak menggunakan helem serta tidak memiliki surat-surat kelengkapan berkendara,” ungkap Amelia.

IPTU Amelia mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat Kota Jayapura khususnya bagi pengendara baik roda dua maupaun roda empat agar selalu mentaati aturan berlalulintas demi keselamatan diri sendiri.

“kami berharap tingkat kesadaran pengendara terus meningkat dan dengan angka pelanggaran yang menurun di tahun ini bisa lebih menurun lagi nantinya di tahun depan,” pungkas Amelia.(*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Arifin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...