Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Anggota KPL Jayapura Bekuk DPO Polda Papua Barat

Jayapura,-Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Narkoba Polda Papua Barat atas kasus Penyalahgunaan Narkotika berhasil diamankan anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura saat hendak kabur ketika terlepas dari pengawasan diatas kapal pada area Dermaga Pelabuhan Laut Jayapura, Senin 13/11 pukul 15.45 Wit.

Kapolsek KPL Jayapura IPTU Wildson Latuasan ketika dikonfirmasi Humas Polres Jayapura Kota via telepon selulernya membenarkan adanya penangkapan terhadap DPO Dit Narkoba Polda Papua di area dermaga Pelabuhan Laut Jayapura oleh anggotanya.

"Pelaku adalah KW (25) tahun yang merupakan DPO atas kasus Penyalahgunaan Narkotika, dimana   KW telah dilakukan undercover (Penyamaran) oleh anggota Dit Narkoba Polda Papua bersama tim yang sudah berada di jayapura  untuk membuntuti pelaku hingga hendak berangkat  ke Manokwari untuk dilakukan penangkapan disana nantinya" kata Kapolsek.

Kapolsek menuturkan pihaknya telah diberitahu tentang undercover tersebut oleh tim dari Direktorat Narkoba Polda Papua Barat saat hendak berangkat guna dapat membantu mengawasi situasi pada saat menggiring pelaku naik keatas kapal KM.Ciremai.

"Pada saat hendak berangkat diketahui pelaku membawa barang bukti Narkotika Jenis Ganja sebanyak sepuluh bungkus plastik bening ukuran sedang menurut informasi yang didapat dilapangan", tutur Kapolsek.

Kapolsek menambahkan diketahui KW bersama tim Direktorat Narkoba Polda Papua Barat telah naik diatas kapal namun setelah setengah jam kemudian terpantau oleh anggota Polsek KPL bahwa KW turun dari kapal namun tidak ditemani oleh anggota tim yang mengawasi sebelumnya, hingga anggota saya langsung berinisiatif untuk mengejar karena diduga lolos dari pantauan dan pengawasan tim Direktorat Narkoba Polda Papua Barat.

"Saat mengejar dan hendak melakukan penangkapan terhadap KW sempat terjadi perlawanan namun dapat ditangani oleh anggota saya dan selanjutnya KW dibawa ke Mapolsek KPL Jayapura untuk diamankan" ungkap Kapolsek.

Pada kesempatan yang sama Kapolsek menambahkan bahwa setelah KW diamankan di Mapolsek KPL Jayapura pihaknya langsung berkordinasi dengan tim yang berada diatas kapal untuk selanjutnya dibawa kembali keatas kapal oleh anggota Polsek guna diserahkan kepada tim Direktorat Narkoba Polda Papua Barat hingga KW diamankan diruang Satpam dan tetap dalam pengawasan tim.

Pukul 15.45 Wit kapal KM.Ciremai meninggalkan Dermaga Pelabuhan Laut Jayapura dan KW juga turut serta diamankan untuk selanjutnya dibawa ke MaPolda Papua Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...