Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Tanamkan Rasa Kemanusiaan Bhabinkamtibmas Ajak Pramuka Kunjungi Korban Kebakaran

Jayapura,-Bhabinkamtibmas Kampung Holtekam Distrik Muara Tami BRIPKA Slamet Riyadi bersama 30 anggota Gerakan Pramuka Muara Tami melakukan kunjungan kasih kepada korban kebakaran weref Distrik Jayapura Selatan, Minggu (29/10)  pagi.

Bripka Slamet Riyadi ketika dikonfirmasi oleh Humas Polres Jayapura Kota via Telepon Selulernya membenarkan adanya kegiatan tersebut. Dalam kunjungan kasih tersebut para anggota Pramuka ranting Muara Tami membawa beberapa barang yang akan dsumbangkan berupa beberapa macam sembako, dan beberapa barang lainnya yang dibutuhkan oleh para korban kebakaran di weref sperti sabun mandi, shampoo, popok bayi dan yang lainnya" kata Slamet.

"Kegiatan ini baru dapat terlaksana setelah sepekan peristiwa kebakara.n di weref terjadi, hal ini dikarenakan aktifitas adik-adik pramuka adalah pelajar di SMA/SMK di muara tami sehingga baru dapat terlaksana pada hari minggu ini" ungkap Slamet.

Sebagai salah satu Pengurus dan Pembina Gerakan Pramuka ranting muara tami Slamet menegaskan kepada anggota pramuka, semoga melalui kegiatan ini semangat adik-adik pramuka terus bergelora sesuai dengan dasa darma pramuka, terus bersemangat membantu sesama hidup dan jadikan peristiwa kebakaran ini sebagai pelajaran agar bisa lebih waspada terhadap penyebab kebakaran dan diharapkan  mempunyai pengetahuan praktis tentang cara penanggulangan ketika menghadapi situasi kebakaran.

Penulis  : Subhan
Editor     : J.Rumra
Publish  : Arifin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...