Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Opsnal Polsek Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor

Jayapura,-tim Opsnal unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan berhasil mengungkap pelaku kasus pencurian Sepeda Motor (SPM) yang terjadi di Kompleks belakang SPBU Entrop Distrik Jayapura Selatan, Senin (30/10) pukul 15.00 wit.

Kapolsek Jayapura Selatan KOMPOL Nursalam Saka,S.Pd ketika dikonfirmasi oleh Humas Polres Jayapura Kota via telepon selulernya membenarkan bahwa anggotanya telah berhasil menangkap pelaku pencurian SPM Honda Beat dengan nomor polisi DS 5985 RD di Kompleks belakang SPBU Entrop yang dilaporkan  hilang kamis (26/10) pagi hari.

Kapolsek menambahkan bahwa korban adalah Arief Abdul Rochim (24) tahun warga kompleks belakang SPBU Entrop, pada waktu kehilangan SPM tidak langsung melaporkan kejadian tersebut, korban baru melaporkan kejadian pencurian tersebut Senin (30/10). setelah menerima laporan, tim opsnal Polsek Jayapura Selatan langsung bergerak melakukan penyelidikan dilapangan dan berhasil mendapatkan informasi bahwa pelaku pencurian SPM milik korban adalah (AB) 17 tahun warga Polimak III Distrik Jayapura Selatan.

"Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan langsung meembekuk AB yang saat itu berada di Polimak II Batu Karang, dan membawa pelaku ke Mapolsek guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan tentang kejadian pencurian SPM milik Arif Abdul Rochim" Kata Kapolsek.

Pada kesempatan yang sama Kapolsek menuturkan setelah dilakukan pemeriksaan AB mengakui perbuatannya dan SPM tersebut sudah dijual olehnya seharga dua juta rupiah di Skouw Yambe Distrik Muara Tami. mendapatkan informasi tersebut tim opsnal Polsek Jayapura Selatan langsung menuju ke Skouw guna mengamankan Barang Bukti.

Kini Pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Jayapura Selatan guna proses penyidikan lebih lanjut, untuk pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Arifin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...