Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kunjungan Kasih Bhayangkari Polres Jayapura Kota Terhadap Warga Korban Kebakaran Weref

Jayapura,- Peduli kemanusiaan, Pengurus Bhayangkari Cabang  Polres Jayapura Kota melakukan kunjungan kasih kepada korban kebakaran di Weref, Kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan, Jumat (27/10) pagi.

Dalam kunjungan kasih yang dilakukan Rombongan Pengurus Bhayangkari Cabang Polres Jayapura Kota di pimpin langsung ketua Bhayangkari Cabang Polres Jayapura Kota, Nyonya Dian Marison Tober Sirat.

Ketua Bhayangkari Cabang Polres Jayapura Kota Nyonya Dian Marison Tober Sirat menuturkan kunjungan kasih yang dilakukan pengurus Bhayangkari Cabang Polres Jayapura Kota merupakan suatu jalinan Tali Sillaturahmi serta kepedulian bagi saudara-saudara yang mengalami musibah kebakaran.

"Kunjungan yang dilakukan pengurus Bhayangkari merupakan wujud kepedulian yang terketuk dari hati untuk tergerak membantu saudara-saudara kami yang mengalami musibah kebakaran di Weref,” ungkapnya. Dirinya pun menambahkan bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran berupa perlengkapan dan keperluan Bayi serta wanita, selain itu juga ada bantuan lainnya seperti Pakaian layak pakai, serta kebutuhan sehari-hari seperti air mineral, Susu Mie Instan dan lain-lain.

Selain itu pengurus juga menggandeng Ustadz Muhammad Nur untuk memberikan siraman rohani kepada para korban kebakaran untuk tidak larut dalam kesedihan yang berkepanjangan karena semua ini adalah merupakan rencana Tuhan, kemudian ustadz Nur mengutip ayat al-Quran "Inna lillahi Wa inna ilaihi Raji'un (Sesungguhnya Kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah juga kami kembali) dan menambahkan peristiwa yang terjadinya adalah cobaan dan boleh jadi, harta kekayaan, dan semua milik kita bahkan nyawa kita akan diambil  Allah kapan saja, dan yakinlah bila Allah ambil maka pasti akan  digantikan dengan yang lebih baik." Kata Ustadz.
Sementara itu salah satu korban kebakaran, Ibu Warny yang menerima bantuan dari pengurus Bhayangkari cabang Polres Jayapura Kota, mengucapkan terima kasih kepada ketua Bhayangkari atas kunjungan dan silatuhrahmi serta bantuan kepada korban kebakaran.

“kami seluruh warga korban kebakaran yang berada di posko penampungan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi ibu Bhayangkari dan apa yang di berikan sangat bermanfaat bagi kami yang berada di sini, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas kabaikan Ibu ketua serta pengurus semua,” ucapnya sambil terharu atas kunjungan kasih yang dilakukan.(*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#