Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Dalam Sehari Polisi Amankan Kebakaran di Dua Lokasi Berbeda

Jayapura-Personel Polres Jayapura Kota dan Polsek Abepura mendatangi TKP kasus Kebakaran yang menghanguskan lima rumah kost, satu rumah tinggal dan satu gereja di kompleks Pasar Youtefa RT 05 RW VI kelurahan Waimhorock distrik Abepura, Selasa 31/10 siang pukul 11.30 wit.

Berdasarkan keterangan ketua RT 05 Zainuddin (45) tahun saat diinterogasi dilokasi kebakaran menjelaskan bahwa "kebakaran tersebut telah menghanguskan lima rumah kost, satu rumah tinggal dan satu gereja, ia menjelaskan pemiliknya yaitu rumah kost milik saudara La Manang yang di huni oleh delapan Keluarga, Amiluddin dihuni oleh empat Keluarga, Yusran dihuni oleh delapan keluarga, Jhon dihuni oleh delapan keluarga, Firman dihuni oleh sembilan keluarga, satu rumah tinggal milik keluarga Pairin dan satu bangunan gereja Pentakosta hingga total 41 KK ( Kepala Keluarga) dan sekitar 123 Jiwa kehilangan tempat tinggal" ujar Zainuddin. 

Sementara saksi Nursanti (21) tahun saat diinterogasi ditempat kejadian  mengatakan bahwa sumber api pertama diduga berasal dari rumah bapak Pairin karena ketika sedang berada di rumah kostnya dan melihat  anaknya Pairin tetangga rumah masuk ke rumahnya namun ia lari keluar sambil teriak bahwa di dalam rumahnya ada api sudah membesar lalu memanggil para warga untuk mencoba memadamkan namun tidak bisa karena semakin membesar sehingga ada warga melapor ke Polsek Abepura untuk bantuan mobil pemadam kebakaran.

Ketika Humas Polres Jayapura Kota menemui Kepala Bagian Operasi Polres Jayapura Kota Kompol YS. Kadang,S.Sos saat berada di TKP membenarkan adanya kejadian tersebut dan telah memerintahkan anggota Dalmas sebanyak satu Peleton dan Polsek Abepura untuk mengamankan lokasi kejadian agar terhindar dari kasus pencurian serta mengevakuasi para warga, Kabag juga menambahkan bahwa  peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa hanya ada satu korban yang mengalami luka bakar di bahu sebelah kiri yaitu bapak Kus Basir (53) dan sudah  ditangani tim medis dari rumah sakit Bhayangkara dan jumlah kerugian diduga mencapai milyaran rupiah, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polsek Abepura.

Selain itu pada hari yang sama terjadi kebakaran lagi sekitar pukul 12.10 wit yang menimpa keluarga Agustinus Ayomi (42) tahun dan Alfret Yufuay (42) keduanaya adalah pegawai Navigasi dan lokasi kebakaran berada di kompleks perumahan Navigasi Dok VIII atas distrik Jayapura Utara. Selasa, 31/10

Kapolsek Jayapura Utara AKP Gerianto Pabuang, SH ketika di hubungi Humas Polres Jayapura via telepon selulernya membenarkan adanya kejadian tersebut bahwa kebakaran tersebut telah menghanguskan satu kopel rumah yang dihuni oleh dua keluarga pegawai Navigasi Jayapura.

Kapolsek mengatakan "Kami mendatangi TKP api sudah membesar lalu bersama warga mencoba memdamkan namun tidak berhasil sehingga meminta bantuan mobil Water Canon Polda Papua sehingga berhasil memadamkan api kurang lebih dua jam dan saat kejadian pemilik rumah tidak ada di tempat sehingga tidak ada barang yang diselamatkan."Kata Kapolsek

Kapolsek juga menambahkan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa sementara jumlah kerugian material diperkirakan mencapai Rp 250.000.000.- ( dua ratus lima puluh jta rupiah )
sedangkan penyebab kebakaran masih diselidiki oleh anggotanya. (*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#