Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Bhabinkamtibmas Mengawal Dana Desa Bersama Forkopincam

Jayapura,-Bhabinkamtibmas Kampung Mosso BRIPKA Nurdin Makuasang melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan dengan menggunakan dana desa di kampung Moso distrik Muara Tami bersamaan dengan kunjungan pejabat Kadistrik, Kapolsek dan Danramil distrik Muara Tami ke kampung Mosso untuk mengecek pembangunan terkait penggunaan dana desa, Selasa, 24/10 pukul 11.30 wit.

Hadir dalam kunjungan tersebut Kadistrik Muara Tami Supriyanto, S.Stp, Kapolsek Muara Tami KOMPOL Muh.Mukabsi,S.Sos,MM, Danramil Muara Tami KAPTEN INF.Sutrisno, Ondoafi Kampung Moso Charles Wepa Foa, Kepala Pemerintahan Kampung Moso Agus Wepa Foa, Pendamping Desa Yuliana Salambauw, Bhabinkamtibmas Bripka Nurdin Makuasang dan Babinsa SERDA Ludin.


"Kunjungan tersebut Kadistrik dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mengecek pembuatan laporan dan pembangunan yang telah di kerjakan sebagaimana dalam pembahasan penggunaan Dana Desa terkandung maksud untuk perbaikan dan pengecekan pembuatan laporan yaitu dana yang telah digunakan untuk apa saja dikampung tersebut, serta mengecek pembangunan rumah yang telah di buat", kata Kadistrik.

"Selain itu KPK (Kepala Pemerintahan Kampung)  harus menyampaikan laporan kepada Kapolsek Muara Tami dan Danramil karena hal tersebut sudah tertuang dalam regulasi terkait pengawasan penggunaan dana desa, dan terpenting lagi adalah tembusan laporan dan dokumen terkait penggunaan dana desa tersebut diteruskan juga kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa guna dilaporkan secara berjenjang pada pimpinan masing-masing", Ujar Kadistrik.
Kadistrik juga menekankan bahwa KPK harus mengetahui tugas dari pendamping, dan masing-masing harus saling koordinasi tentang tata kelola dana desa seperti yang sudah digariskan dalam regulasi dan terpenting adalah saling mengerti tugas dan tanggungjawab masing-masing, selain itu  memasang Baliho tentang Perencanaan pembangunan agar masyarakat juga mengetahuinya dan tidak menyalah artikan dalam penggunaan Dana Kampung. Pembuatan laporan harus sesuai dengan RKPK  (Rencana Kegiatan Pembangunan Kampung) dan aslinya diserahkan kepada KPK, dan  Kadistrik tidak akan menandatangani pelaporannya jika tidak sesuai dengan yang dikerjakan dalam penggunaan dana kampung", Tegas Kadistrik.

Kapolsek pada kesempatan tersebut mengatakan dalam penggunaan Dana harus sesuai dengan RKPK yang ada dan jangan sampai menyimpang,  dan dalam penggunaan dana tidak boleh ada sedikitpun yang mengalir ke aparat Polri dan TNI, Karena jika terjadi maka dapat diproses lewat jalur hukum, terutama Polri dari Pimpinan teratas sampai tingkat bawah  akan mendapat sangsi akan dicopot dari  jabatannya dan anggota yang terlibat dapat di proses sesuai aturan hukum. (*)

Penulis : Subhan
Editor   : J.Rumra
Publish : Roygen

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...