Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Uang Negara Terselamatkan Sebesar 3M Lebih


Pacenews.id - Keberhasilan Polri dalam hal ini untuk menjaga uang negara patut di apresiasi, jumlah yang tidak sedikit Rp.3.671.308.557,-  adalah jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan oleh Polres Peg. Bintang. Rabu (26/09/17)

Terkait pendistribusian dan pengangkutan Raskin TA. 2013 – 2014 di Kab. Peg. Bintang – Papua Kapolres Peg. Bintang AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos, SIK, M.Si melalui Kanit Tipidkor Polres Peg. Bintang Bripka Marihot Sirait saat diwawancara di ruang kerjanya menjelaskan, uang negara yang telah berhasil diselamatkan ini berasal dari uang pengangkutan Beras Miskin (Raskin) Kab. Peg. Bintang.

Pada tahun 2013 – 2014 telah dicairkan oleh pihak JPLB dan Pihak Penerbangan AMA namun Raskin tersebut tidak diangkut sesuai dengan Pagu yang telah ditentukan, sedangkan dari pihak penerbangan Trigana hanya mengembalikan pajaknya saja.

Pengembalian Uang negara ini dilakukan oleh tiga perusahaan yang terlibat kontrak untuk pengangkutan Raskin Kab. Peg. Bintang Ta. 2013 – 2014, ketiga perusahaan tersebut antara lain JPLB mengembalikan sebesar Rp.3.185.860.189, Penerbangan AMA mengembalikan sebesar Rp.423.762.368, Pihak Penerbangan Trigana mengembalikan pajak sebesar Rp.61.686.000,

Uang negara tersebut di transfer langsung ke Kas Daerah Kab. Peg. Bintang dan Kas Negara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...