Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Tabrakan Di Nabire Seorang Pemuda Tewas


CNews. Nabire, - Kecelakaan Lalu Lintas yang mengakibatkan 1 Korban Meninggal Dunia terjadi sekitar pukul 17.45 Wit, bertempat di Jalan Perintis Bumi Wonorejo Kabupaten Nabire, Minggu (24/09/2017) Sore.

Akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Perintis itu, Pengendara Yamaha Vega tanpa Plat Nomor Polisi (TNKB) berinisial ET (Pelajar) yang mengakibatkan korban Meninggal Dunia. Sedangkan pengendara sepeda motor BG (18) Yamaha Jupiter MX PA 337 KS mengalami luka lecet pada bahu dan lengan.

Menurut Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya, SIK melalui Kanit Laka Lantas Ipda Hati Manurung, dengan kronologis kejadiannya “Kedua pengendara sama-sama dari arah kota menuju SP. Saat di TKP samping kuburan Bumiwonorejo, kedua sepeda motor tersebut bersenggolan, sehingga BG jatuh ke arah sawah, sedangkan ET jatuh ke aspal,” tutur Kanit Laka.

Lanjut, Kanit Laka Lantas “ET tidak memakai Helm sehingga kepala terbentur, dan nyawa korban tidak tertolong yang mengakibatkan korban meninggal dunia di RSUD Nabire,” tutup Kanit Laka Ipda Hati Manurung.


By Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...