Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Polres Jayawijaya Berhasil Menangkap DPO Polda Jatim di Wamena


Pacenews.id  – Kepolisian Resor Jayawijaya melalui Tim Khususnya dan Satgasus Polda Papua berhasil menangkap H (36) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Jatim di desa Sapalek, kabupaten Jayawijaya, Jumat (29/09/2017) sore.

H (36) yang tinggal sementara di jalan Bhayangkara kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu tersangka yang dicari oleh Polda Jatim karena melakukan pencurian di 2 perusahaan di kabupaten Banyuangi dan kabupaten Kediri, yang mana pelaku bersama-sama rekannya berhasil membawa lari uang dengan total 1 Milyar lebih.
Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba, SE, M.Si mengatakan, pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Jayawijaya sambil melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur.
“Berdasarkan keterangan sementara, tersangka mengakui ia telah melakukan  pencurian uang di Kabupaten Banyuwangi di perusahaan Gudang Garam pada bulan Februari 2017 sebesar Rp 250.000.000 bersama 6 orang rekannya dan di perusahaan Unilever di Kabupaten Kediri pada bulan Juli 2017 sebesar Rp 850.000.000,” terang Kapolres.
Direncanakan, Kasat Reskrim Polres Kediri serta penyidik yang menangani kasusnya akan datang ke Papua untuk menjemput tersangka guna proses penyidikan lebih lanjut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...