Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Penemuan Mayat di Kemtuk


Pacenews.id - Kepolisian Sektor Kemtuk kedatangan masyarakat kampung Sabeap Kecil melaporkan penemuan sesosok mayat perempuan disekitaran kebun di Kampung Sabeap Kecil Distrik Kemtuk, Jumat 28/9/2017.
Dari keterangan saksi yang merupakan anak kandung korban Sdr. Carlos Bach (saksi) bahwa korban SB (60) pada hari minggu 27/9 sekitar pukul 14.00 wit telah berpamitan kepada saksi tetapi saksi tidak terlalu menaruh curiga karena kebiasaan korban kalau tidak tinggal di rumah saksi, korban SB (60) biasa jalan ke rumah saudara perempuan di Kampung Sabeap besar dan tinggal disana, setelah ke esokan harinya saksi menyuruh anak perempuannya kalau pulang sekolah mampir ke rumah tantenya di Kampung Sabeap besar untuk mengecek keberadaan korban, namun setelah dicari di belakang rumah yang jaraknya kurang lebih 1,5 kilometer telah menemukan korban SB (60) sudah dalam keadaan tidak bernyawa dalam posisi tidur beralasan daun pisang.
Kapolsek Kemtuk Ipda Heri Wicahya mengatakan “bahwa sekitar pukul 15.00 wit telah datang Sdr. Simon Bach melaporkan telah ditemukan sesosok mayat perempuan disekitaran kebun Kampung Sabeap Kecil Distrik kemtuk, maka dari laporan tersebut kita langsung berkoordinasi/menghubungi unit identifikasi polres Jayapura untuk dilakukan olah TKP.
Sekitar pukul 17.00 wit personil identifikasi dari polres Jayapura tiba yang dipimpin oleh KBO Reskrim Ipda Zakaruddin. SH tiba di Polsek Kemtuk dan bersama-sama personil polsek menuju ke TKP untuk dilakukan olah TKP dan ditemukan sesosok mayat perempuan yang sudah meninggal dunia dengan inisial SB (60).
Setelah dilakukan olah TKP oleh identifikasi polres jayapura korban langsung disemayamkan kerumah korban di Kampung Sabeap Kecil Distrik Kemtuk.
Kesempatan ini juga Kapolsek Kemtuk Ipda Heri Wicahya memberikan arahan kepada keluarga korban untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan yang menuju pada tindak pidana karena perkiraan bahwa korban SB meninggal karena mempunyai riwayat sakit dan faktor kelelahan dikarenakan usia korban yang sudah lanjut usia dan meminta keluarga korban untuk menandatangani surat pernyataan serta berita acara penolakan outopsi karena keluarga korban tidak menginginkan korban di outopsi.
Adapun langkah-langkah yang diambil oleh Polsek Kemtuk diantaranya menerima laporan, melaporkan KA, mendatangi TKP, mengamankan Status Quo serta lakukan olah Tkp dan mengevakuasi korban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...