Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

15.000 Pil PCC Di Amanakan Polda Papua


Pacenews.id. - Polisi telah mengamankan barang bukti sebanyak 150 bungkus Somadril yang terdiri dari 15.000 butir pil PCC oleh anggota Narkoba di kantor Dit Narkoba Polda Papua. Rabu (26/09/17)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir narkoba Polda Papua kombespol Drs. I. B. K. Ardika S.IK, Kepala penyidikan dan pemeriksaan BPPOM Jayapura Drs. Buyung APT, Anggota POM AL dan AD, Anggota Dit Binmas Polda Papua, Anggota Bid Propam Polda Papua serta Pegawai BPPOM Jayapura.

Saat dikonfirmasi Dir narkoba menyampaikan Berdasarkan informasi yang diperoleh, anggota Dit Narkoba Polda Papua melakukan penyelidikan dan mengamankan 1 karton Pil Somadril atau PCC yang dikirim melalui jasa pengiriman PT Walet Dirgantara dengan alamat pengirim PT Farmasi Jaya Jalan Rajawali No. 16. Makassar yang ditujukan kepada apotek Kita Farma Jayapura.

Dari informasi tersebut anggota Dit Narkoba Polda Papua melakukan control delivery selama 5 hari dan dari tanggal 20 Sampai dengan tanggal 26 September 2017.



Akan tetapi sampai dengan tanggal tersebut pemiliknya tidak kunjung mengambil kiriman Pil Somadril PCC, setelah dilakukan penyelidikan alamat tujuan di Jayapura ternyata alamat yang diberikan palsu sehingga dilakukan penyitaan.

Selain itu barang bukti yang diamankan berupa 150 bungkus pil Somadril yang terdiri dari 15.000 butir Pil PCC.


Direktur penyidikan dan pemeriksaan BPPOM Jayapura menyampaikan bahwa pil PCC yang diamankan pihak dit narkoba merupakan ilegal dan melanggar hukum dikarenakan pil PCC tersebut diproduksi akhir pada tahun 2013.

By Admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...