Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Hari Pers Nasional, Tabloid Jubi Coreng Insan Pers Di Papua


Papuacenter – Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini, Kamis (09/02) dirayakan secara damai melalui aksi turun jalan yang dipusatkan di sekitaran Lampu Merah Abepura. Aksi wartawan Kota Jayapura yang dimulai sekitar pukul 10.05 WIT dan berlangsung satu jam hingga pukul 11.00 WIT ini membawa tuntutan agar benar-benar terjadi kebebasan pers di Papua.

Sama halnya dengan tuntutan tersebut, pada peringatan itu pula insan Pers di Papua kembali tercoreng dengan ulah media Tabloid Jubi yang telah memberitakan berita manipulatif kepada masyarakat Papua dengan beritanya yang berjudul “Masyarakat Papua syukuri ruang kerja ULMWP di Sekretariat MSG”.

Kemudian Hal itu mendapat respon keras dari Sekretaris Jenderal MSG, Amena Yauvoli. Yauvoli menyatakan bahwa berita yang disebar oleh Tabloid Jubi adalah berita yang berdasarkan klaim sepihak dan kebohongan yang disampaikan oleh ULMWP melalui Octavianus Mote dengan Victor Mambor bersama Wesai H.

“Tidak ada ruang kerja ULMWP di Sekretariat MSG dan hingga saat ini tidak ada pemberian status keanggotaan penuh kepada ULMWP. Saya menuntut kepada pemerintah Indonesia agar segera memeriksa beberapa oknum Tabloid Jubi yang sengaja membuat pemberitaan palsu tersebut,” Tutur Amena, Selasa (07/02).

Dalam kesempatan itu juga, para wartawan mengajak masyarakat untuk memerangi berita-berita Hoax (palsu) yang belakangan sering meresahkan di sosial media dan menolak jurnalis abal-abal, serta menjunjung tinggi kebebasan pers.

“Pesan-pesan kami jurnalis di Jayapura bahwa, jagalah damai untuk Indonesia,” timpalnya.(Red.AK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#