Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Waspada WNA Ilegal di Papua, Pemprov Jangan Kecolongan


Papuacenter – Tak bisa dipungkiri kini marak WNA ilegal yang menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, Papua salah satu daerah yang mereka tuju. Di beberapa kasus, hal ini menjadi sorotan yang dinilai dapat mengganggu stabilitas nasional dan keamanan. Apalagi beberapa waktu lalu, tujuh WNA asal Tiongkok diamankan Imigrasi Merauke lantaran izin tinggalnya telah habis.

Sekretaris Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan Politik, Hukum, HAM dan Hubungan Luar Negeri, Mathea Mamoyao menyatakan, jika ada Warga Negara Asing (WNA) ilegal di kabupaten kota di Papua, itu menandakan pemerintah daerah (pemda) setempat kecolongan.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, Papua mulai menjadi salah satu destinasi WNA ilegal yang berhasil diamankan, ini seperti fenomena gunung es yang harus diselesaikan sesegera mungkin.

“Misalnya di Mimika, saya pernah mendapati WNA yang memiliki visa turis. Tapi dia bekerja menambang emas. Inikan sudah menyalahi aturan. Itu tidak dibenarkan,” kata Mathea, Senin (23/1).

Ia mengkhawatirkan ada pihak tertentu yang sengaja membawanya. Tak menutup kemungkinan mereka datang dengan kepentingan terselubung. Untuk itu, pengawasan terhadap WNA di Papua dan akan ke Papua perlu diperketat.

“Ini menjadi kewenangan pihak imigrasi. Jangan sampai ada WNA masuk ke Papua tanpa memiliki dokumen atau melaksanakan kegiatan tak sesuai dengan izin tinggalnya,” ucapnya.

Di tempat terpisah hal senada dikatakan legislator Papua lainnya Orwan Tolli Wone. Menurutnya, pemeriksaan kelengkapan dokumen WNA terutama yang ada di Papua perlu dilakukan secara rutin.
Baca juga :   Diskominfo Papua Sediakan Layanan Internet Gratis Berkapasitas 60 Mbps

“Saya pikir itu perlu. Dengan pemeriksaan dan pengecekan kelengkapan dokumen WNA di Papua bisa diketahui kapan batas waktu izin tinggal WNA tersebut akan berakhir. Apa tujuan dia berada di Papua. Apakah untuk bekerja, wisatawan atau lainnya,” kata Orwan.  *red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Jayapura Sediakan Kapal Wisata Bagi Para Wisawatan Lokal dan Mancanegara

Papuacenter – Untuk memperkenalkan keindahan ibu kota Provinsi Papua kepada para wisatawan lokal dan luar negeri, Dinas Perhubungan melakukan pengadaan fasilitas kapal yang diperuntukkan bagi wisatawan untuk melihat keindahan panorama ibu kota Provinsi Papua yakni Jayapura melalui jalur laut. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Bernard Fingkrew, Rabu (11/1). Dia menjelaskan bahwa kapal itu merupakan hasil pengadaan Dinas Perhubungan zaman Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM), yang saat ini dikelola oleh Dinas Pariwisata. “Kapal tersebut bisa menampung 30-60 penumpang. Kapal ini diperuntukan untuk wisatawan domestik dan dari luar negeri,” Ucapnya. Sebagai kegiatan tur perdana, kapal ini digunakan oleh Muspida dan para ondoafi (tetua adat) untuk mengelilingi Teluk Youtefa, Teluk Humbold dan Teluk Hamadi. “Mereka akan gunakan kapal untuk mengecek rute-rute perjalanan kapal. Karena belum ada spot-spot persinggahannya,” Ujar Bernard. Selain itu, lanjut Bernard, Kapal i...

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Pemilukada Tahun 2018

Pacenews.id. - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH menghadiri acara penanda tanganan naskah perjanjian hibah daerah antara Gubernur Papua dengan KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua dalam rangka Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2018 di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, Rabu (27/09/2017). Dalam sambutannya Gubernur Papua mengatakan ini adalah tahapan penting pelaksanan Pilgub dan wagub 2017-2018 yang kita sudah mulai dan ini adalah agenda kenegaraan, agenda yang harus diselesaikan dalam rangka penyerahan hibah daerah kepada pelaksana pilkada, kepada KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua serta Kodam XVII Cenderawasih yang akan backup dalam pelaksanaan pilkada. “Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yg tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan mendorong proses pembahasan anggaran di tingkat daerah dan pusat, tentu hal ini menunjukkan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pilkada sesuai amat pa...