Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Pendidikan Bagi Suku Korowai Papua Perlu Ditingkatkan


Papuacenter – Proses pendidikan bagi anak-anak suku Korowai di Boven Digoel Papua mulai berjalan pada tahun ini dengan sistem pendidikan berpola asrama. Proses pendidikan bagi anak Korowai ini mencangkup tiga kampung yang ada di Boven Digoel yakni kampung Waina, kampung Senimburu, dan Distrik Yaniruma.

Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekolah PAUD/TK, SD, SMP, SMA Korowai, Sergius Womsiwor, Kamis (5/1/17). Sergius menjelaskan bahwa memberikan pendidikan bagi anak suku Korowai ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan oleh Menteri Pendidikan Republik Indonesia.

“Tugas ini merupakan instruksi langsung dari Menteri pendidikan RI kepada saya untuk memajukan dan mencerdaskan anak suku Korowai yang tinggal di Boven Digoel. Oleh karena itu, saya siap mengemban tugas mulia tersebut,’’ Ungkap Sergius.

Sementara ini, lanjut Sergius, selama dirinya melakukan survey di kampung-kampung yang didiami oleh suku Korowai di Boven Digoel, dirinya sering menerima banyak persoalan yang terjadi, seperti tidak berjalannya proses pendidikan karena beberapa guru tidak masuk bahkan tidak pernah kembali.

“Ini adalah suatu bentuk keprihatinan, sehingga bagaimanapun juga harus segera ditindak lanjuti oleh Pemerintah,’’ Kata Sergius.

Selain itu Sergius juga mengucapkan banyak terima kasih kepada salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari LSM Silva Papua Lestari yang selama ini telah melakukan pendampingan terhadap masyarakat suku Korowai.

“Memang banyak kendala yang telah kami alami. Namun, kami tidak akan pernah menyerah untuk terus mencerdaskan anak bangsa, karena Tuhan tidak akan pernah menutup mata, karena apa yang dijalankan adalah kegiatan kemanusiaan untuk masyarakat suku Korowai,” Tuturnya. (Red.AK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#