Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Berkali-kali Ditolak MSG, Benny Wenda Ajukan Diri Jadi Presiden


Papuacenter – Setelah berkali-kali pengajuan organisasi ilegalnya ditolak mentah-mentah oleh Melanesian Spearhead Group (MSG) Benny Wenda masih tetap tidak kehabisan akal untuk menipu dan memanfaatkan momen demi kepentingan pribadinya.

Kali ini siasat yang dilakukan Benny Wenda ialah mencalonkan dirinya sebagai Presiden dari negara yang katanya dari dulu hingga saat ini “Papua Merdeka” namun tak kunjung merdeka juga. Hal ini dilakukannya guna mencuci otak masyarakat Papua bahwa seakan-akan Papua sudah menjadi negara sendiri.

Rencana Benny untuk menjadi Presiden ini akan digelar pada rapat antar organisasi ilegal ULMWP yang terdiri dari 3 fraksi antara lain : PNWP, WPNCL, NFRPB dengan KNPB sebagai mediasi. Rapat tersebut akan digelar pada tanggal 27 Januari 2017 di Victoria PNG.

Rapat tersebut memiliki agenda utama yaitu membentuk Pemerintahan Transisi mulai dari Presiden sampai dengan menteri yang sengaja dibentuk guna menggiring pemikiran masyarakat Papua. Ada 3 kandidat yang akan dicalonkan yaitu : Benny Wenda (Jubir ULMWP), Bukhtar Tabuni (Ketua PNWP), Otto Mote (Sekjen ULMWP).

Namun ada sumber yang mengatakan bahwa Benny Wenda dan Victor Yeimo (Ketua Umum KNPB) bekerja sama agar pemenangan Presiden dari negara yang katanya “Papua Merdeka” akan dimenangkan oleh Benny Wenda dan Victor Yeimo sebagai Wakilnya.

Pembentukan Pemerintahan Transisi tandingan NKRI ini merupakan akal-akalan dari Benny Wenda dan Victor Yeimo untuk mementingkan ego masing-masing karena haus jabatan tanpa memikirkan nasib para simpatisannya yang ada di gunung-gunung dan hutan-hutan. Selain itu penunjukan Presiden dan para Menteri abal-abal ini tidak menunjukkan identitas demokrasi masyarakat adat Papua (One Vote, One Man).(YK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Jayapura Sediakan Kapal Wisata Bagi Para Wisawatan Lokal dan Mancanegara

Papuacenter – Untuk memperkenalkan keindahan ibu kota Provinsi Papua kepada para wisatawan lokal dan luar negeri, Dinas Perhubungan melakukan pengadaan fasilitas kapal yang diperuntukkan bagi wisatawan untuk melihat keindahan panorama ibu kota Provinsi Papua yakni Jayapura melalui jalur laut. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Bernard Fingkrew, Rabu (11/1). Dia menjelaskan bahwa kapal itu merupakan hasil pengadaan Dinas Perhubungan zaman Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM), yang saat ini dikelola oleh Dinas Pariwisata. “Kapal tersebut bisa menampung 30-60 penumpang. Kapal ini diperuntukan untuk wisatawan domestik dan dari luar negeri,” Ucapnya. Sebagai kegiatan tur perdana, kapal ini digunakan oleh Muspida dan para ondoafi (tetua adat) untuk mengelilingi Teluk Youtefa, Teluk Humbold dan Teluk Hamadi. “Mereka akan gunakan kapal untuk mengecek rute-rute perjalanan kapal. Karena belum ada spot-spot persinggahannya,” Ujar Bernard. Selain itu, lanjut Bernard, Kapal i...

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Pemilukada Tahun 2018

Pacenews.id. - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH menghadiri acara penanda tanganan naskah perjanjian hibah daerah antara Gubernur Papua dengan KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua dalam rangka Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2018 di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, Rabu (27/09/2017). Dalam sambutannya Gubernur Papua mengatakan ini adalah tahapan penting pelaksanan Pilgub dan wagub 2017-2018 yang kita sudah mulai dan ini adalah agenda kenegaraan, agenda yang harus diselesaikan dalam rangka penyerahan hibah daerah kepada pelaksana pilkada, kepada KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua serta Kodam XVII Cenderawasih yang akan backup dalam pelaksanaan pilkada. “Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yg tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan mendorong proses pembahasan anggaran di tingkat daerah dan pusat, tentu hal ini menunjukkan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pilkada sesuai amat pa...