Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Program Guru Garda Terdepan Diapresiasi Masyarakat


Sorong, Papuacenter – Masyarakat kampung Maralol, Distrik Salawati Selatan, Kabupaten Sorong Papua Barat memberikan apresiasi terhadap program pemerintah pusat yakni Guru Garda Terdepan.

Sekertaris kampung Maralol, Soleman Wehmenit mengatakan, guru garda terdepan sangan membantu memajukan pendidikan di kampungnya, karena sekolah dasar kekurangan tenaga pengajar.

Ia juga mengatakan, guru yang ditugaskan oleh pemerintah daerah untuk mengajar di SD di kampungnya sering meninggalkan tempat dan pergi ke kota.

Hanya guru garda terdepan yang diutus pemerintah pusat yang menetap di kampung dan setia melaksanakan tugas mengajar.

Hal ini yang sangat diapresiasi oleh masyarakat setempat, masyarakat senang program guru garda terdepan pemerintah pusat sangat tepat dalam memajukan pendidikan di Papua Barat mulai dari kampung.

Namun singkatnya waktu kontrak guru garda terdepan menjadi koreksi, karena dinilai terlalu singkat hanya selama dua tahun saja.

Dirinya berharap pemerintah daerah dapat mencari guru yang benar-benar setia melakukan tugasnya ayaknya guru garda terdepan yang dilakukan pemerintah pusat. (red,Cs)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#