Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Nyanyian Lagu Papua Leburkan jarak antara masyarakat Indonesia dan Australia


Canberra, Papuacenter – Michael Jakarimilena yang lebih dikenal dengan Michael Idol, adalah penyanyi kelahiran Papua Barat yang terkenal dengan suara emasnya. Ia berada di Australia untuk berkeliling ke dua kota besar di Australia. Dari press release yang dikeluarkan oleh Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra menyebutkan Michael menggelar konser ‘Michael J in OZ School Concert’ di kota Perth dan Canberra.

Uniknya, konser digelar di sekolah Alfred Deakin High School dengan penonton remaja yang rata-rata berusia 13 hingga 17 tahun. Tentu saja para remaja tersebut bersorak sorai, bertepuk tangan, hingga beberapa terlihat histeris menyambut Michael saat akan mulai naik ke atas panggung dengan diiringi alunan gitar dari Tony Brilianto, Michael melantunkan lagu-lagu ‘Indonesia Pusaka’, ‘Gebyar-Gebyar’, dan tak ketinggalan lagu pop yang menjadi hits, seperti ‘Sempurna’ hingga ‘Laskar Pelangi’.

Murid-murid yang sedang belajar bahasa Indonesia pun ikut bernyanyi, seolah sudah mengetahui benar lirik lagu-lagunya. Michael Idol juga tidak ketinggalan membawakan lagu dari daerah Papua Barat, ‘Papua Dalam Cinta’ dan ‘Yamko Rambe Yamko’ dan murid-murid tidak bisa menahan diri lagi untuk berjoget, bahkan hingga naik ke atas panggung saat Michael menyanyikan lagu ‘Maumere, Poco-poco’ dan ‘Sajojo’, padahal mungkin banyak di antara murid-murid dan penonton yang baru mendengarkan lagu-lagu tersebut.
Mitchell McKinnon, siswa kelas 7 dari Lyneham High School, mengatakan jika musik adalah bahasa antar budaya.

“Pertunjukan Michael Idol sangat bagus untuk dapat lebih memahami budaya Indonesia,” ujarnya.
Sementara menurut Jacob Compton, siswa kelas 9 dari Gold Creek School Canberra, kehadiran Michael Idol telah membuatnya semakin bersemangat belajar bahasa dan budaya Indonesia.

“Saya sangat menikmati pertunjukan Michael Idol,” kata Jacob. “karena sudah membawa suasana Indonesia hadir ke tengah-tengah kita, kalangan pelajar Australia.”

Dubes Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema mengatakan bahwa kehadiran Michael Idol telah mempromosikan hubungan dua negara Australia dan Indoensia, khususnya di kalangan anak-anak muda.
“Melalui musik, Michael Idol telah membuktikan bahwa tidak ada jarak antara masyarakat Indonesia dan Australia. Sebaliknya, mereka justru dapat melebur bersatu karena musik,” kata Najib.

Dubes Najib sempat berduet bersama Michael dengan menyayikan lagu ‘Esok Kan Masih Ada’. Konser ditutup dengan bincang-bincang Michael bersama para siswa dan penonton yang hadir. Banyak di antara mereka ingin mempraktekkan kemampuan berbahasa Indonesia dengan bertanya banyak hal. Mulai dari kapan Michael mengikuti Indonesian Idol hingga jenis musik apa yang paling disukainya. (Red.AK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#