Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

SURAT UNTUK DIK MERIAM BELINA

Waktu pace Yakob de dengar Artis Indonesia Meriam Belina menyanyi di siaran musik senja di Radio  pace pu Batin tersiksa ka ini..jadi de tanya sama Obet dia�

Yakob : Seeeechh Obet ko tau ini perempuan siapa yang menyanyi di Radio ni�

Obet : aeh..macam ko tra tau saja itu artis yang de pu nama Itu Meriam Belina

Pace Yakob diam- diam pulang ke rumah�tiba di rumah Yakob tra pikir panjang lagi de ambel kertas HVS dan bolpen langsung de tulis Surat �

kepada

yang tersayang Dik Meriam Belina
di Jakarta

Salam Pramuka�!!

Meriam Belina yang cantik dan manis seperti susu Belanda campur dengan alvokat Serui saat saya dengar suara mu mengalun merdu di pita kaset�sa pu hati ini seperti ko penjarakan di bawa pemerintahan Pontius Pilatus�ko bikin sa makan tra kenyang tidur tra nyenyak kencing pun putus..putus�adohh� ade kaka sayang tapi gunung dan laut su pele jadi nanti kaka berenang saja�

Yakob de tanda tangan langsung taruh cap kepala kampung di bawah lagi karena Yakob de kira Meriam Belina itu kepala distrik�ka apa� Hahahahah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.