Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Bersihkan Papua dari Total Miras


Jayapura, Papuacenter –  Terkait harus bersihnya Papua dari Miras, sebagai tindak lanjut Perdasus Nomor 15 Tahun 2013 tentang pelarangan , produksi, Pengedaran dan Penjualan Minuman Keras (Miras) diseluruh Papua, Gubernur Papua, Lukas Enembe, kembali tegaskan larangan total terhadap miras di seluruh Papua.

“Saya tindak lanjuti Perdasus ini, agar memiliki kekuatan hukum yang kuat,” tegas Lukas, saat ditemui usai melantik Pejabat Eselon II di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua Jayapura, Kamis (28/7).

Selanjutnya beliau menegaskan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada para pimpinan daerah, Bupati/Walikota di seluruh Papua untuk menindaklanjuti Perdasus no 15 Tahun 2013 ini.

Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura untuk mencabut Perdasus Nomor 17 Tahun 2002, tentang tatacara Pemasokan Minuman Beralkohol di Kota Jayapura.

Ditambahkannya pula, bahwa pihaknya akan segera memberlakukan Perdasus 15 Tahun 2013, jika mendagri telah menetapkan Pejabat atau Caretaker Walikota Jayapura.

Akhirnya, sebagai result/hasil dari penegasan larangan total miras tersebut, sejumlah toko miras di sekitaran Papua, telah ditutup. 

Semoga Papua bersih dari miras, akan segera terwujud secara total di tanah Papua (Pc)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...