Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

SELALU ADA PAGI (Di Ulang Tahunku)


Sejak aku lahir di atas Bumi Papua ini, peristiwa malam dan siang yang dahulu aku kenal. Seketika malam aku tidur demi kesehatan tubuhku, sementara demikian bulan terang menemani tidur malamku dan ketika siang aku membuka biji mataku untuk memandang si terang yang terbit dari timur. Matahari memberikanku kekuatan dan kehangatan dengan teriknya. Namun, dimalam hari ada bulan yang menggantikan untuk menerangi seluruh muka bumi.

Sayangnya, bulan tak mungkin menerangi seluruh malam tetapi bulan selalu memberi kegelapn pada setiap bulan. Hal ini yang saya tak harapkan. Kehidupan yang aku lalui di 20 tahun yang lalu ini merupakan malam hari tanpa bulan yang menerangi kehidupan saya.

Oleh sebab itu, selamat datang kehidupan pagi dengan Embun Keniapa, Agadide, Diyai dan Puyai dengan terik sinar matahari untuk memberi kehangatan, hidup baru, perilaku baru, dan sifat yang baru. Karena saya ingin kehidupanku ke depan berjalan dengan baik, kesehatan juga saya berharap baik, mendapatkan pendidikan dengan baik.

Namun kehidupan tak selalu demikian, pasti ada masalah, sakit, putus asa, galau dan lainya itu adalah masa kegelapan atau malam yang tak di terangi oleh bulan terang yang aku tak sukai dan yang aku tak harapkan.

Oleh sebab demikian, dengan senang hatiku mengambil sebuah solusi bahwa selamat datang embun pagi, matahari pagi bersama ULANG TAHUNKU  untuk memberi aku harapan baru serta menghapuskan paket malam, kegelapan serta keburukan. Terimah kasih Allah (UGATAME) atas embun pagi, matahari pagi, harapan baru dan PENAMBAHAN SATU TAHUN untuk Moses Douw.

Selalu, selalu, selalu, selalu, dan selalu ada Pagi dalam Hidupku.
Renungan Hari Ulang Tahunku
Yogyakarta, 5 Oktober 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#