Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Tokoh Adat Dukung Kongres KNPI di Papua


Papua Center - Tokoh adat di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Kongres XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang akan digelar di Papua pada 24-28 Februari 2015.

Maurits Felle, Yo Ondofolo Yomage di Sentani, Jumat, mengatakan KNPI merupakan pusat dari seluruh komponen pemuda yang ada di Indonesia, khususnya di Papua sehingga panitia harus menyelenggarakan sosialisasi sehingga dapat diketahui oleh semua pihak.

“Kami dari jajaran adat memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemuda, karena pemuda adalah tulang punggung bangsa,” katanya.

Menurut Maurits, sudah sewajarnya jika pemuda diberikan apresiasi atas prestasinya selama ini, sehingga dengan adanya pelaksanaan kongres nasional ini dapat memberikan angin baru bagi pemuda di seluruh Indonesia.

“Untuk itu perlu adanya sosialisasi kepada semua elemen masyarakat yaitu tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan agar dapat menyukseskan semua program yang telah ditetapkan,” ujar mantan pengurus KNPI Provinsi Papua ini.

Dia menuturkan dengan suksesnya pelaksanaan kongres nasional pemuda ini maka akan membuktikan bahwa kondisi Papua aman dan siapapun bisa datang ke sini.

“Sebagai tuan rumah kita harus menjamin keamanan sehingga pelaksanaan kongres tersebut lancar dan dapat mencapai kesepakatan yang telah ditetapkan,” katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya berharap agar pelaksanaan kongres KNPI ke XIV ini dapat berjalan lancar dan sukses dari persiapan, pelaksanaan hingga hasil kongres nanti. [Antaranews]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...