Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kongres KNPI Tolok Ukur Keamanan Di Papua


Papua Center - Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan Eko Nugroho mengatakan pelaksanaan kongres di Bumi Cenderawasih merupakan tolok ukur untuk keamanan di Papua.

“Kita juga akan mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan kongres KNPI dan membangun komunikasi karena kongres ini juga berdampak kepada Papua ke depannya,” katanya di Sentani, Jumat (20/2/2015).

Taufan menjelaskan peran serta pemuda sangat berpengaruh terhadap bangsa ke depan, karena pemuda sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa ke depan.

“Pemuda adalah tulang punggung bangsa di masa datang sehingga harus siap menghadapi kemajuan yang terus datang,” ujarnya.

Senada dengan Taufan, Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Max Olua di tempat yang sama mengatakan pihaknya akan mensukseskan Kongres Pemuda KNPI ke XIV.

“Kami akan menunjukan kepada semua pihak agar melihat bahwa KNPI Provinsi Papua mampu menyelenggarakan kegiatan ini sehingga dapat memunculkan pernyataan bahwa di Papua itu aman,” katanya.


Max menuturkan masalah keamanan harus diperhatikan karena anggapan orang di luar Papua, kondisi di sini tidak aman dikarenakan adanya kegiatan separatis, sehingga kesan ini harus dihilangkan.


Dalam rangka sosialisasi Kongres Nasional Pemuda KNPI ke-XIV, digelar pertemuan di salah satu hotel ternama di Kabupaten Jayapura.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari senior dan keluarga besar KNPI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten Jayapura bersama rombongan dari Ketua DPP KNPI Pusat. [Antara]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#