Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kisah Asal Mula Pohon Cemara Dijadikan Pohon Natal


Pohon Natal sesungguhnya terbuat dari pohon cemara. Tapi tahukah Anda, kenapa pohon cemara yang dipilih sebagai pohon Natal? Apakah karena pohon ini lantaran kuat kokoh saat musim salju.
Konon, suatu hari, ada seorang rohaniawan Inggris bernama Santo Bonifacius yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Prancis. Saat tengah dalam perjalanan, St Bonifacius melihat sekelompok orang yang hendak mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak.
Merasa iba melihat anak tersebut, St Bonifacius langsung beraksi. Dia merobohkan pohon oak tersebut dengan sekali pukulan tangannya. Dari pohon oak yang runtuh itu, tumbuh sebuah pohon cemara.
Seperti yang dikutip dari liputan6.com, cerita lain mengisahkan saat tokoh reformasi gereja bernama Martin Luther tengah berjalan-jalan pada suatu malam di hutan Jerman. Dia terkesan melihat keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan.
Martin Luther kemudian menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti di hutan, dia memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut. Sejak itu, pohon cemara tenar sebagai hiasan di Jerman.
Mulai Abad 16, sekitar tahun 1510, penduduk Jerman menyebar ke luar negeri hingga Amerika. Sejak itulah, tradisi pemasangan pohon Natal di sejumlah negara dimulai. Mereka kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk dekorasi Natal di dalam rumah.
Pohon cemara ini diyakini melambangkan ‘hidup kekal’ berdasarkan sifat pohon tersebut yang pada umumnya selalu berdiri tegak dan hijau saat musim salju dibanding pohon lainnya yang rontok.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Pacenews.id- Mappi- Demi terciptanya situasi kondisi dan harkamtibmas menjelang Pemilukada serentak tahun 2018 yang kondusif, Polres Mappi melaksanakan kunjungan ke kantor Panwaslu Kabupaten Mappi dalam rangka silaturahmi memantapkan sinergitas kemitraan dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2018, Rabu pagi (24/01/2018). Dalam silaturahmi Kapolres Mappi AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan,S.I.K,M.I.K yang didampingi Kasat Intelkam Iptu Supriyono diterima komisioner Panwaslu Arnold Kwamtagai S.Sos beserta komisioner,Kegiatan kunjungan ini bertujuan menjalin silaturahmi dan menciptakan situasi kondisi yang kondusif serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilukada serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2018 Juga sinegritas dan kerjasama semua elemen yang ada diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Mappi. “Pelaksanaan Pemilu pada Juni 2018 mendatang, seluruh elemen mulai dari KPU,Panwaslu serta masyarakat d...

Ribuan Orang Ikuti Deklarasi Anti Narkoba di Merauke

Pacenews.id – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH memimpin langsung pelaksanaan Deklarasi Anti Narkoba di Gedung Olah Raga (GOR) Head Sa'i, Jln. Prajurit, Distrik Merauke, Kab Merauke, Senin (02/10/2017) pagi. Kegiatan dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda Indonesia yang Terpelajar, Berprestasi dan Berkarakter Tanpa Narkoba itu diikuti oleh kurang lebih 1.500 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan para pekerja hiburan malam. Selain itu, hadir pula Wakil Bupati Kab Merauke Sularso, SE, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, Danlanud Merauke Kolonel Pnb Awang Kurniawan, Kapolres Merauke Akbp Bahara Marpaung, Dandim 1707/MRK Letkol Inf Heri Krisdianto, Rektor Musamus Philipus Betaubun serta para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Sebelum pelaksanaan kegiatan, para pesertamelaksanakan long march dari Lapangan Taman Mandala ke GOR Head Sa’i dan setibanya disana langsung melak...