Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Kisah Hidup...

Ada anak 1 de pu nama Septinus, de paling rajin pi sekolah. 1x de sakit, jadi mo bikin surat tapi de tra tau, jadi minta tolong de pu bapa.

Pace juga tra bisa bikin, jadi pace bikin surat versi puisi.... Pace tulis begini:

Di pagi yang cerah...  ?(�0�)?  


Matahari bersinar terang...  \(�?�)/


Bunga-bunga kembali bermekaran...
(*� ?`*)


Namun ada 1 yang layu...  (?_?` )  


Septinus yang layu....  ( ?????????)  

Hhahaha ^^


Lanjutan kisah hidup.y Septinus (Part 2)

Septinus, dia sudah di kenal paling rajin pi sekolah toh. Ada satu hari Septinus baca puisi untuk dia pu pacar Mince di sekolah... ~(�' .'� )

Septinus: "Lautan kan ku seberangi, Gunung kan ku daki dan Badai kan ku lalui, demi cintaku padamu sayang..." ?('?`)?

Mince: "Baru,,, kenapa tadi malam ko tra datang ?" (�?�)

Septinus: "Bahhh... tadi malam hujan bla .!!!" (�?�) (?.?)

Wakakakakkk ^^


Lanjutan kisah hidup.y Septinus (Part 3)


Malam hari ini, Septinus ada kirim satu SMS ke de pu pacar Mince.

Septinus: "Sayang.. kalau kau tidur aku ingin jadi mimpimu�."

     "Kalau kau menangis, aku ingin menjadi jemari yang menghapus air matamu�."

"Kalau kau bahagia, aku ingin menjadi alasan di setiap tawamu�"

Tralama Septinus dapat SMS balasan begini�

Mince: "Sayang.. sekarang sa lagi BAB, ko mau jadi apanya�????"

Bruakakakakkk  ^^




 

Disampaikan oleh Lo Kok Jau

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...