Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Idamanku “Tersembunyi” di Balik APMD


Oleh: Moses Douw

Kota Yogyakarta yang teristimewa dan kota budaya
Selalu  meneneragi dengan Tumpuan pendidikan
Yang menutupi dengan beberapa kampus
Dengan pembangunan kampus-kampus  yang  sangat maju dan pesat
Kaulah idamanku 


Melamapaui tiga langkah meninggalkan kesetian melindungiku. Namun, kesetiaan berakhir dengan air mata yang bermartabat dan berabadi. Tetapi, aku sadar akan hal bahwa aku sudah paham akan hal. Diriku berdiam dengan beberapa peluang pendidikan dari pihak yang hubungan dengan kepedidikan di Papua. Meskipun itu, idamanku bukan harga peluang pendidikan yang tersedia tapi, idamanku tersembunyi di belakang gunung merapi Yogyakarta.  Semuanya terlampau memakan waktu, melewati lautan dan daratan yang sangat luas, tanpa jejak cerita dengan yang melindungiku. Untuk melangkah ke dunia luas, yakni ke Pulau Jawa dan kampus idamanku STPMD “APMD”  Yogyakarta.
Yogyakarta sering di sebut dengan kota budaya dan kota pendidikan, karena kekuatan budaya sangat kuat dan sistem pemerintahan, kepala daerahnya di pimpin oleh sultan. Sedangkan disebut dengan kota pendidikan karena terdapat 20 Universitas, 27 Sekolah Tinggi dan 36 Diploma. Serta tinggkat pendidikan dasar, menegah dan atas. Namun, diantara banyak kampus, idamanku untuk kampus desa STPMD “APMD” yang terdapat di jalan Timoho Yogyakarta.
Sayangnya, Kampusku STPMD “APMD” Yogyakarta tidak di kenal oleh sebagian orang setempat. Padahal, kampusnya terdapat di tengah Kota Yogyakarta. Mungkin karena kampus desa atau kampusnya selalu berhubungan dengan pemberdayaan dan memangun masyarakat. Biarpun begitu, semangat saya terbangkit mekar untuk menyelesaikan pendidikan di STPMD “APMD” dengan tujuan saya hidup bersama dengan masyarakat desa yang terjangkau dari kota.
Pada awal sebelum semester pertama, saya dijabat sebagai seorang mahasiswa STPMD “APMD” melalui sebuah kegiatan (Sikam). Hingga kini saya menjalani semester yang kedua dari tahun pertama. Dalam menjalani awal tahun pertama ini, saya mendapatkan banyak hal di kampus dan di luar kampus, yang bisa merubah perilaku saya. Baik hal tersebut, yang baik dan yang kurang baik. Tetapi yang kurang baik menjadi bahan refleksi kedepan untuk saya dalam merubah pola hidup saya.
Merefleksikan latar belakang pola hidup saya selama awal tahun ini di dalam lingkungan kampus dan diluar lingkungan kampus, saya mendapatkan hal yang baik lebih menonjol dari pada yang kurang baik. Hal baik yang saya dapatkan di dalam kampus yakni: mendapatkan ilmu dari berbagai organisasi yang ada di kampus ini melalui seminar, diskusi, tugas/tanggung jawab dan lainnya. Lalu lebih lagi mengenal apa itu organisasi? Tapi sayangnya saya tidak terdaftar secara resmi di oraganisasi dan UKM yang ada di intern kampus.  
Di samping itu, ilmu pengetahuan dari dunia maya mengakses melalui internet WIFI.ID dan FREE WIFI yang di sediakan oleh pihak kampus Idamanku untuk memperlancar mencari tugas dan membantu saya menyatukan teori yang saya pelajari di ruang Kuliah dan berita yang ada di dunia maya. Tetapi sayangnya selama akhir pekan ini, kedua layanan internet WIFI tersebut tidak di jalankan oleh pihak kampus. Sehingga ketinggalan berita dan lainya. Masih belum lagi dimasa yang akan datang, apa yang saya akan tekuni? Tetapi yang pentingnya  saya sebagai manusia sosial saya harus mengikuti saja dalam menempu tujuan saya di kampus idamanku ini.
Oleh sebab itu, diantara banyak kampus di Kota Yogyakarta idamanku untuk STPMD “APMD” untuk mencapai tujuan yang saya impikan. Selain itu, menempu tujuan haruslah melalui cita-cita yang kita idamankan, selagi ada kesempatan untuk melangkah lebih luas. Saya kurang menyenangkan juga bila, saya kuliah atas dorongan atau paksaan dari pihak lain karena situasi sekarang berbeda. Secara pribadi, suatu yang kurang baik, peganglah untuk merubah tingkah laku hidup. Karena, setiap langkah yang kita melangkah pasti sukses.  

SOURCE: MAJALAH CAMAS "APMD"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Jayapura Sediakan Kapal Wisata Bagi Para Wisawatan Lokal dan Mancanegara

Papuacenter – Untuk memperkenalkan keindahan ibu kota Provinsi Papua kepada para wisatawan lokal dan luar negeri, Dinas Perhubungan melakukan pengadaan fasilitas kapal yang diperuntukkan bagi wisatawan untuk melihat keindahan panorama ibu kota Provinsi Papua yakni Jayapura melalui jalur laut. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Bernard Fingkrew, Rabu (11/1). Dia menjelaskan bahwa kapal itu merupakan hasil pengadaan Dinas Perhubungan zaman Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM), yang saat ini dikelola oleh Dinas Pariwisata. “Kapal tersebut bisa menampung 30-60 penumpang. Kapal ini diperuntukan untuk wisatawan domestik dan dari luar negeri,” Ucapnya. Sebagai kegiatan tur perdana, kapal ini digunakan oleh Muspida dan para ondoafi (tetua adat) untuk mengelilingi Teluk Youtefa, Teluk Humbold dan Teluk Hamadi. “Mereka akan gunakan kapal untuk mengecek rute-rute perjalanan kapal. Karena belum ada spot-spot persinggahannya,” Ujar Bernard. Selain itu, lanjut Bernard, Kapal i...

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Pemilukada Tahun 2018

Pacenews.id. - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH menghadiri acara penanda tanganan naskah perjanjian hibah daerah antara Gubernur Papua dengan KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua dalam rangka Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2018 di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, Rabu (27/09/2017). Dalam sambutannya Gubernur Papua mengatakan ini adalah tahapan penting pelaksanan Pilgub dan wagub 2017-2018 yang kita sudah mulai dan ini adalah agenda kenegaraan, agenda yang harus diselesaikan dalam rangka penyerahan hibah daerah kepada pelaksana pilkada, kepada KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi dan Polda Papua serta Kodam XVII Cenderawasih yang akan backup dalam pelaksanaan pilkada. “Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yg tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan mendorong proses pembahasan anggaran di tingkat daerah dan pusat, tentu hal ini menunjukkan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pilkada sesuai amat pa...