Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

5 Keajaiban Garam yang Harus Kamu Tahu

garam-laut-ts-dpn
Sebagian besar dari kamu mungkin hanya mengenal garam sebagai bumbu dapur atau sekadar bahan baku untuk mengusir ular saat berkemah. Tapi, ternyata ada beberapa fakta garam yang harus kamu tahu, seperti halnya 5 fakta tentang garam yang bakal bikin kamu terkejut, tercengang, bahkan terpesona berikut ini yag dikutip dari berjambang.blogspot.com
1. Garam Digunakan Sebagai Alat Pembayaran
Gambar

Di Ethiopia, garam digunakan sebagai alat pembayaran. Hal ini disebabkan oleh kultur dan tingkat perekonomian yang sangat rendah sehingga masyarakat setempat masih melakukan barter untuk mendapatkan barang. Yang juga menarik adalah ketika mereka harus rela menempuh perjalanan menuju gurun bersuhu 34 derajat Celcius Danakil Depression selama 2 hari untuk memperoleh lembaran-lembaran garam yang nantinya dijadikan sebagai alat pembayaran tersebut.
2. Terdapat Padang Garam Terluas di Dunia
Gambar

Salar de Uyuni merupakan padang garam paling besar di dunia yang terletak di Bolivia. Padang ini bisa kamu rasakan sebagai cermin besar yang pastinya bikin kamu tercengang saat berada di dalamnya.
3. Ada Garam Hitam
Gambar
Ternyata, garam putih yang kita kenal, ada juga garam berwarna hitam yang diproduksi di India dengan cara mencampurnya dengan biji Harad. Campuran yang menguap itulah yang nantinya akan membuat garam memiliki gumpalan berwarna hitam.
4. Gaji Tentara Romawi
Pada zaman dahulu, terdapat mitos yang mengatakan bahwa para tentara Romawi dibayar dengan menggunakan garam. Padahal, mereka tetap dibayar dengan menggunakan uang, namun uang tersebutlah yang kemudian dibelikan garam.
5. Disebut Emas Putih
Pada Abad pertengahan, harga garam melambung tinggi, bahkan tiga kali lipat lebih mahal daripada daging. Oleh karena itu, garam juga disebut sebagai “emas putih” pada masa itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...