Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

5 Makanan Unik & Mengerikan dari Filipina


Filipina ternyata memiliki berbagai makanan yang sangat mengerikan untuk dimakan. Walaupun mengerikan ternyata makanan-makanan mengerikan dari Filipina ini rasanya juga sangat enak, nah mau tahu makanan apa saja itu, simak berikut ini, seperti yang dikutip dari unikgaul.com

1. Dinuguan

Dibuat dengan daging jerohan seperti ginjal, paru-paru, hati, serta telinga binatang. Daging jerohan ini kemudian disiram dengan darah babi dan dibumbui dengan bawang putih, cabe, dan merica.

2. Camaro

Camaro dibuat dengan menggunakan belalang dengan bumbu saus kedelai, garam dan merica. Masyarakat di Pampanga bahkan mengadakan kontes makan Camaro. Rasa belalang pada Camaro diketahui terasa renyah dan manis.

3. Pata goreng

Pata dibuat menggunakan kaki babi yang direbus kemudian digoreng sampai kering. Setelah itu, kaki babi disajikan dengan saus kedelai. Makanan ini bisa digunakan cemilan dan makanan penutup.

4. Asocena Para

Pecinta anjing pasti tak akan menyukai masakan ini. Asocena dibuat menggunakan daging anjing. Daging anjing terlebih dulu diasinkan dan dimasak menggunakan saos tomat. Sementara lever anjing diblender dan dicampur di dalamnya.

5. Sizzling Sisig

Makanan dengan nama ‘sisig’ bisa mengacu pada beberapa jenis makanan. Namun sizzling sisig dibuat dari kepala babi. Pertama-tama, kepala babi direbus untuk menghilangkan rambut dan melunakkan daging. Setelah itu, kepala babi dipanggang sebelum digoreng bersama bawang dan disajikan dengan hotplate.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Ini Perusahaan Tiongkok yang Ingin Bangun Smelter Papua

Jakarta — Papua Center : Sebuah perusahaan Tiongkok disebut ingin membangun pabrik pengolahan dan pemurnian alias smelter tembaga di Papua. Nama perusahaan itu disebut Non-Ferrous China Company (NFC). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan Non-Ferrous China Company (NFC) adalah investor yang bakal digandeng pemerintah daerah Mimika, Papua, untuk membangun smelter tersebut. Tapi Sukhyar menegaskan, jika NFC ingin terlibat dalam proyek smelter, perusahaan Tiongkok itu harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Khusus. “Jadi kewenangannya ada di bawah kementerian ESDM. Yang pasti mereka bukan IUI (Izin Usaha Industri),” ujar Sukhyar di Jakarta, Senin (2/3/2015). Sukhyar menerangkan, proyek smelter tembaga di Papua akan memiliki kapasitas daya serap konsentrat 900 ribu ton per tahun.  Rencananya, pasokan konsentratnya sendiri berasal dari hasil pertambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia di daerah Mimika. ...