Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

5 Akibat Buruk Memasak Dengan Microwave

1 (2)
Di zaman modern saat ini memang sudah tidak heran lagi, banyak alat – alat canggih yang bermanfaat untuk membantu pekerjaan manusia. Salah satunya alat memasak yang cukup efisien dan hemat energi seperti Microwave.
Memasak menggunakan microwave memang terbukti dapat mempermudah kita untuk memasak segala macam bentuk. Namun, tidak semua orang bisa memasak menggunakan microwave ini. Hanya orang – orang dikalangan kelas atas saja.
Tak hanya harganya yang mahal. Memasak dengan microwave ternyata tidak semuanya baik. Ada beberapa akibat buruk yang dapat mempengengaruhi kesahatan kamu. seperti apa akibat buruk tersebut ? simak ulasan berikut ini yang dikutip dari palingseru.com
1. Kerusakan Permanen pada Otak
Akibat buruk memasak menggunakan microwave ternyata juga dapat mempengaruhi kesehatan otak. Dimana akibat buruk tersebut katika kita mengonsumsi masakan yang dimasak menggunakan microwave secara terus – menerus yang pada akhirnya dapat berujung pada kerusakan permanen pada otak.
2. Hormon Produksi Akan Terhenti
Mengonsumsi makanan yang dimasak menggunakan microwave juga dapat mempengaruhi produksi hormon pri dan wanita. Ketika kita memakan makanan yang dimasak menggunakan microwave hormon tersebut akan terhenti seketika.
3. Tubuh akan Kehilangan mineral, vitamin, dan nutrisi
Makanan yang dimasak dengan menggunakan microwave akan mengalami hilangnya mineral ,  vitamin dan nutrisi yang sangat diperlukan tubuh. Akibatnya, tubuh hanya mendapatkan sisa – sisa vitamin yang tentunya sulit diolah untuk kesehatan tubuh.
4. Menyebabkan Zat Kanker
Makanan seperti sayuran yang dimasak menggunakan microwave diketahui terjadi perubahan zat seperti zat kanker. Selain itu, zat kanker tersebut mengandung radikal bebas dan jika dikonsumsi secara terus – menerus akan berbahaya bagi tubuh.
5. Menyebabkan Kebodohan
Makanan yang dimasak menggunakan microwave diketahui dapat mempengaruhi kesehatan otak. Jika kita secara terus menerus memakan makanan yang dimasak menggunakan microwave diketahui dapat menyebabkan berkurangnya daya ingat, konsentrasi, kecerdasan, serta membuat emosi menjadi tak stabil.
Nah, itulah beberapa akibat buruk memasak menggunakan microwave. Untuk itu, kita tidak perlu merasa gengsi atau ketinggalan zaman. Ternyata alat – alat canggih malah lebih berbahaya bagi tubuh kita bukan ? Jika kamu sudah menjadi pengguna microwave sebaiknya kurangi mengonsumsi makanan yang dimaak menggunakan microwave tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...