Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

5 Tanaman Bunga Dalam Dunia Supranatural


Bunga, merupakan warna dan detail dalam lukisan alam dan kehidupan manusia di bumi ini.  Bunga di dalam kehidupan berbudaya, manusia banyak menggunakan bunga sebagai sebuah perumpaan, analogi serta simbolisasi untuk mewakili sesuatu. Di dalam dunia suprantural pun bunga dijadikan sebuah media dengan berbagai penafsiran dan simbolisasi berikut dikutip dari unikgaul.com

1. Acacia

Bunga Acacia merupakan tanaman yang melambangkan maskulinitas, ia adalah matahari, dan elemen alamnya adalah air. Acacia di dalam dunia sihir, magis, digunakan sebagai media pelindung sekaligus merangsang keluarnya kekuatan supranatural. Selain bagian bunganya yang biasa digunakan, batangnya pun dijadikan sebagai pengusir setan atau roh jahat dan pengaruh dunia gelap lainnya.

2. Alstromeria

Bunga yang memiliki varian warna putih, pink,menyerupai buah persik, merupakan simbol feminisme di dunia sihir barat, alstromeria adalah venus dengan elemen alamannya bumi.  Namun ada pula bungan alstremeria yang berwarna kuning, oranye, merah yang menyimbolkan  feminisme. Sesuai dengan planet yang menaunginya Mars, Alstromeria memiliki elemen alami api. Kedua jenis Tanaman ini digunakan sebagai ramuan yang diyakini mampu mampu memperkuat daya hancur sihir yang dilancarkan kepada seseorang. Selain sebagai ramuan untuk memperkuat sihir, bunga alstromeria pun berfungsi sebaliknya yakni melindungi dari serangan sihir musuh.

3. Anemone

Tanaman anemon merupakan simbol maskulinitas di dalam dunia supranatural dan sihir, memiliki elemen alami yang hampir sama dengan alstromeria Mars dengan elemen alam api. Bunga anemon ini di dalam astrologi diasosiasikan dengan planet Venus dan mitologi Adonis. Tanaman ini digunakan sebagai penyembuh dan pelindung secara medis. Bunga anemone dipercaya dapat mencegah datangnya penyakit yang berkenaan dengan darah dan organ tubuh lainnya.

4. Chrysanthemum

Bunga Chrysanthum merupakan simbol maskulinitas, memiliki elemen alami api dengan planet yang menaunginya matahari. Bunga Chrysanthum kebanyakan digunakan sebagai penangkal sekaligus pelindung dari serangan mahluk dan sihir. Jika ditanam di sekitar pemarangan rumah maka diyakini rumah tersebut tidak akan diganggu oleh mahluk dan dimasuki oleh sihir hitam yang mencelakakan.

5. Freesia

Bunga yang cantik ini bernama Freesia, planet yang menaunginya bulan, dengan elemen alami air. Bunga Freesia menyimbolkan feminisme. Bunga Freesia ini menyerap kekuatan dari bulan dan air. Karena memiliki beragam warna maka kegunaan supranaturalnya pun disesuaikan. Freesia putih untuk hal-hal berbau hantu dan energi spiritual lainnya, warna merah untuk gairah baik secara fisik maupun psikologis, namun gairah tersebut tidak sebatas yang berhubungan dengan seksualisme saja, melainkan gairah dalam menjalani hidup. Sementara warna pink sebagai pendorong inspirasi terjadinya pertemanan, persahabatan dan kesetiaan, dan terakhir warna kuning adalah untuk mendapatkan energi Ilahiah dan penyembuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

Mob Papua : Nene vs Cucu

Nene dan cucu laki-laki duduk cerita-cerita : Cucu :  " Nene katanya laki dan perermpuan itu tdk boleh tidur sama-sama ka ? Nene : "  Iyo...to Bahaya skali Cucu  : " kenapa jadi ? Nene :" Karena dilarang agama kecuali dong 2 su nikah, nti kalu hamil bagaimana ? Cucu : " Oh..klu bapak dan mama tidak apa2...ee........klu begitu sya sekarang malas tidur lagi dengan nene. Nene : " Bah...knapa jdi ko sudah tdk mau tidur lagi dengan nene ? Cucu : " malas saja to....!!......nanti  nene ko hamil lagi........... hahahah...dilarang senyum2.../////????????.

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda atau Cenderawasih

“Melelahkan”, itu kata yang saya ucapkan ketika seorang teman kampus saya bertanya pendapat saya tentang konflik di Papua. Pertanyaan tersebut saya pikir wajar terucap melihat tersebarnya berita kembali beraksinya OPM, atau yang selalu dibahasakan sebagai “Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” yang dianggap merongrong kedaulatan Indonesia di Papua, dan ketika ada wanita Papua berada di jantung wilayah Indonesia, yaitu di Pulau Jawa, maka pertanyaan-pertanyaan mungkin akan muncul. Apakah di hati saya “merah-putih” atau “bintang kejora”? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Apakah saya merayakan 17 Agustus atau 1 Desember? Apakah saya memilih Garuda atau Cenderawasih? Memang tidak ada pertanyaan eksplisit mengenai hal tersebut, tapi pertanyaan-pertanyaan “menjurus” untuk mengetahui apa pilihan saya dalam konflik di Papua pernah dilontarkan beberapa teman saya. “Kau beruntung tidak lahir di daerah konflik” kata saya dalam hati bila ada pertanyaan yang “menjurus” ters...