Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

ROGER PU DOA TERPAKSA

Pas lagi syukuran keluarga karna Pace Marten ada naik jabatan jadi kepala dinas, jadi tetangga dengan beberapa undangan hadiri acara itu.

Begini dia pu anak Roger yang umur lima tahun ini dapa tunjuk untuk berdoa, untuk doa makan sama bapa pendeta yang pimpin ibadah. Masalahnya Roger pamalu baru tra tau cara berdoa, tapi karna dia pu bapa biasa bilang, kalo su dapa tunjuk harus maju, jadi dia maju dengan perasaan terpaksa.

Pace Marthen bisik dia pu anak : "Roger... berdoa untuk keluarga, teman-teman, tetangga deng orang-orang miskin yang butuh bantuan eee...!!!"

Roger dia angguk kepala baru tutup mata.

Roger : "Tuhan... terima kasih karena orang-orang yang datang dengan dong pu anak-anak su kasih habis sa pu kue-kue deng es krim. Berkati dorang supaya dong tra datang lagi. Ampuni kaka Bobi yang su buka kaka Marta pu baju, baru berkelahi di atas tempat tidur..."

Undangan dong su batuk-batuk...

Roger dia lanjut lagi : "Tuhan... Sebentar lagi mo dekat Natal, tolong Tuhan berikan baju kepada perempuan-perempuan miskin yang tra punya baju di bapa pu hape blekberri itu, terus berikan rumah kepada om pengemis yang biasa pake mama pu kamar tidur pas papa ada dinas keluar kota... AMIN!"




 

Disampaikan oleh Kombrof

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...