Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

PACE ARAB BACA

Ada Pace Turis Arab yang naik taksi yang dibawa sama pace Markus, dia keliling-keliling Jakarta sambil duduk di depan. Begini dong pu taxi dapa salip sama mobil pick-up yang lagi balap, pace Arab dia kaget baru batariak: "Ustahiad...! Ustahiad...!

Tra lama ada mobil truk salip dorang, baru pace Arab dia batariak lagi: "Ishtibustim....! Isthibustim...!"

Pece Markus ni dia su biasa duduk-duduk dialog lintas-iman dengan teman-teman Muslim tapi dia baru pertama kali dengar pace Arab ni pu kalimat.

Tra lama begini ada mobil truk lain lagi lewat sambil balab, pace Arab dia batariak lagi: "Aik...!"

Begini ada mobil sport yang dia pu atap bisa tabuka tatutup, pace Arab ni batariak "Adzam... Adzam..."

Pace Markus tambah babingung..

Tra lama ada mobil sedan kecil menyusul lewat dorang, pace Arab ni bicara babisik: "Ya Allah, Ikuzus..., Ikuzus...!"

Begini pace Arab kaget karna liat mobil mewah rem mendadak di depan taxi itu.., pace Arab batariak bokar: "Irraref..., irraref...!!!"

Gara-gara penasaran, Pace Markus akhirnya tanya : "Wan, ente pu bahasa Arab kok aneh.. Ane belum pernah denger tuuh..!??"

Pace Arab dia jawab : "Siafa yang bizara Arab. Ane khan baca tulisan di belakang mobil-mobil yang tadi lewat Ente!! Bahasa Ana khan bacanya dari kanan ke kiri."

Pace Markus : "Haaaaah.....!!?"




 

Disampaikan oleh Yuunkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun sirih yang dikenal ada 3 jenis, yaitu sirih merah, sirih hitam dan sirih hijau. Namun yang paling banyak dikenal dan digunakan dimasyarakat adalah daun sirih merah dan hijau, yang bisa dibedakan hanya dengan melihat warna daunnya. Daun sirih pada umumnya banyak ditemui ditanam dipekarangan orang yang hidup dipedesaan, dimana mereka masih banyak menggunakan obat dari bahan alami termasuk sirih serta untuk keperluan nyirih. Namun setelah khasiat sirih diketahui secara ilmiah, kini daun sirih sudah banyak dijadikan sebagai bahan untuk sabun kesehatan, obat kebersihan kewanitaan, minyak sirih dll. Khasiat daun sirih Hijau Sirih merah maupun sirih hijau sama-sama memiliki khasiat masing-masing. Dan khusus pada artikel ini, kita hanya akan membahas khasiat dari daun sirih hijau. Dan mengenai khasiat sirih merah, ada artikel tersendiri, baca disini. Menurut literatur, daun sirih hijau mengandung banyak senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa kandungannya meliputi minyak esensial...