Langsung ke konten utama

Pilkada 2018, Kapolres Mappi Kunjungi Panwaslu dan Harap Tercipta Sinergitas Yang Terbaik

Pramono: Bambang Harus Mampu Sinergikan Papua

Pramono Anung
01/11/2011 06:50
Liputan6.com, Jakarta: Penunjukan mantan Pangdam Iskandar Muda, Bambang Darmono sebagai Ketua Tim Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dinilai sebagai langkah awal yang bisa membantu penyelesaian masalah Papua.

"Tetapi, kalau dia (Bambang) tak mampu mensinergikan dengan pemerintan daerah dan kelompok yang kecewa dengan pemerintah, maka lembaga tersebut tidak akan banyak artinya," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung saat dihubungi Liputan6.com, di Jakarta, Selasa (1/11).

Pram mengatakan, sejak era almarhum Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), lalu Megawati Soekarno Putri dan kini SBY, dana otonomi khusus itu digelontorkan dalam jumlah yang cukup besar. Hanya saja, lanjut Pram, yang langsung dirasakan oleh masyarakat sangat kecil. "Ketika dana itu sampai ke pemerintah daerah seakan-akan langsung jadi milik kelompok atau perorangan yang dekat dengan kekuasaan. Apalagi dana itu seolah-olah tak bisa diaudit oleh pemerintah pusat," kata Pram lagi.

Itu sebabnya, lanjut Pram, banyak masyarakat yang akhirnya kecewa. Karena itu pula, pemerintah pusat tak boleh menggunakan cara yang sama untuk ke depan. (ARI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Kebangsaan West Papua, Hai tanah ku Papua (lirik)

Oleh: Moses Douw Hai tanah ku Papua, Kau tanah lahirku, Ku kasih akan dikau sehingga ajalku. Kukasih pasir putih Dipantaimu senang Dimana Lautan biru Berkilat dalam terang. Kukasih gunung-gunung Besar mulialah Dan awan yang melayang Keliling puncaknja. Kukasih dikau tanah Yang dengan buahmu Membayar kerajinan Dan pekerjaanku. Kukasih bunyi ombak Yang pukul pantaimu Nyanyian yang selalu Senangkan hatiku. Kukasih hutan-hutan Selimut tanahku Kusuka mengembara Dibawah naungmu. Syukur bagimu, Tuhan, Kau berikan tanahku Beri aku rajin djuga Sampaikan maksudMu. watching here   source: http://phaul-heger.blogspot.com/2012/02/lagu-kebangsaan-hai-tanahku-papua.html

YANG DITINGGALKAN MANUSIA

Robi dan Kaleb dong dua sama-sama kelas 4 SD. Begini dong baru dapat pelajaran Bahasa Indonesia tenntang peribahasa. Waktu pulang sekolah, dong dua main tebak-tebakan pake peribahasa. Robi  : "Kaleb, ko tau kah tidak arti dari peribahasa ini ?" Kaleb : "Peribahasa apa...?" Robi : "Kalo gajah mati meninggalkan apa ?" Kaleb : "Gading too.." Robi : "Kalo Harimau mati, meninggalkan apa ?" Kaleb : "Pasti meninggalkan... belang," Robi : "Trus kalau manusia, mati meninggalkan apa?" Kaleb : "Pasti... meninggalkan nama too!" Robi : "Salah....!!" Kaleb : "Trus.. dia pu jawaban, apa?" Robi : "Kalo manusia mati... pasti meninggalkan dia pu bapa, mama, kakak, om, tante, bapade, mamade, bapatua, mama tu, nene, tete..."

Sam Bekas

Tete 1 Nih de kena Kaskado sampe hampir Mati... Nene de kasihan sama Tete jadi Nene de jahit Tete baju lenggan Panjang baru Nene de tulis Nama di belakang Baju tuh " SAM BEKAS " Tiap hari Tete pake baju itu trus, jadi de pu cucu penasaran makanya de tanya sama de pu Tete... Cucu : Tete...kenapa tiap hari Tete pake baju yang ada tulisan " SAM BEKAS " ?? Memangx Sam Bekas tuh ada de pu arti kah..?? Sambil Senyum Manis Tete de jawab.. Tete : Cucu ko mo tau de pu arti kah..?? Cucu : Iyo Toh..!! Tete : SAM BEKAS tuh artinya.... " SAMPE MATI BERSAMA KASKADO " Haaaaeee...# Cucu badan Malas langsung...#